GEMPAR! Forkopimda dan TNI-Polri Bersihkan Pantai Panjang untuk Keindahan Kota Bengkulu
WaliKota Bengkulu, Unsur Forkopimda Kota Bengkulu bersama TNI-Polri, OPD, penggiat civitas, dan berbagai pihak lainnya bersatu dalam Gerakan Membersihkan Pantai Rame-rame (GEMPAR) yang digelar pada Jumat (18/07/2025) (Foto: Awang Konaevi/repoeblik.com)

Tugu Camkoha, Ikon Baru Kota Bengkulu di Pantai Panjang

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Sebagai bagian dari upaya mempercantik dan meningkatkan daya tarik kawasan wisata Pantai Panjang, Pemerintah Kota Bengkulu berencana menambah ikon baru yaitu Tugu Camkoha. Kehadiran tugu ini diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat sekaligus memperkuat identitas lokal serta menarik lebih banyak wisatawan.

Tugu Camkoha: Ikon Baru untuk Kota Bengkulu

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan bahwa Tugu Camkoha akan menjadi titik swafoto yang instagramable, mengingat “Camkoha” sendiri adalah slogan yang telah dikenal luas oleh masyarakat Bengkulu. Dikenal awalnya sebagai tagline stasiun televisi lokal, istilah ini kini telah menjadi semboyan kolektif yang mencerminkan semangat dan jati diri masyarakat Bengkulu.

“Tugu Camkoha akan kita bangun sebagai bentuk ekspresi identitas Kota Bengkulu. Ini akan menjadi titik swafoto baru yang instagramable, sekaligus simbol kota layaknya Monas di Jakarta atau Tugu Jogja,” jelas Dedy Wahyudi.

Penataan Pantai Panjang untuk Meningkatkan Estetika dan Kenyamanan

Sementara itu, Asisten II dan Ketua Tim Penataan Pantai Panjang, Sehmi Alnur, mengungkapkan bahwa pembangunan Tugu Camkoha akan dipusatkan di zona dua Pantai Panjang. Pembangunan ini juga akan dilengkapi dengan pusat parkir modern yang dilengkapi karcis dan plang untuk memudahkan pengelolaan kendaraan. Selain itu, penataan pedagang kaki lima juga akan dilakukan, dengan harapan dapat mengatasi masalah kesemrawutan kendaraan dan menjaga estetika kawasan wisata.

Menghadirkan Produk Wisata Berkualitas

Pemkot Bengkulu juga akan mendorong para pedagang untuk menjual barang-barang yang mendukung sektor pariwisata, seperti pakaian bertema ikon wisata Bengkulu, produk UMKM lokal, serta cendera mata khas daerah. “Yang berjualan pakaian pun ke depan harus mendukung promosi wisata. Misalnya, kaos dengan desain ikon Bengkulu, atau yang menampilkan potensi daerah seperti Benteng Marlborough dan Pantai Panjang,” ungkap Sehmi Alnur.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Bengkulu berharap Pantai Panjang dapat semakin menarik wisatawan dan menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat yang lebih terkelola dan berkelanjutan.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *