Bengkulu – Memasuki tahun 2026, Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu menegaskan komitmen memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan semangat “Pelayanan Lebih Padek”.
Penegasan tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan 12 tahun RSHD dalam membangun sistem layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Manajemen rumah sakit menempatkan peningkatan mutu sebagai prioritas utama di tengah tantangan sektor kesehatan yang semakin dinamis.
Sejumlah langkah strategis terus dilakukan, mulai dari pembenahan infrastruktur, penguatan layanan rawat inap dan rawat jalan, hingga optimalisasi instalasi gawat darurat dan layanan spesialistik. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan juga menjadi fokus agar pelayanan yang diberikan semakin maksimal.
Direktur RSHD Kota Bengkulu menyampaikan bahwa komitmen “Pelayanan Lebih Padek” bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan pelayanan yang menekankan kedekatan, kecepatan, dan kepedulian terhadap pasien.
“Tema Duo Bele Tahun RSHD Untuk Pelayanan Lebih Padek mencerminkan komitmen kami untuk hadir lebih dekat, lebih responsif, dan lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan kesehatan tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga soal empati dan kepercayaan,” ujarnya.
Selain peningkatan layanan medis, RSHD juga memperkuat sistem manajemen yang transparan dan akuntabel, termasuk melalui digitalisasi proses administrasi untuk mempercepat alur pelayanan.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Bengkulu serta kepercayaan masyarakat, RSHD menargetkan peningkatan mutu berbasis standar nasional pada 2026, sekaligus memperluas akses layanan agar semakin merata dan inklusif.





