Bengkulu – Akses gizi dan kepastian layanan persalinan menjadi perhatian serius dalam agenda reses Ketua DPRD Kota Bengkulu, H. Herimanto, yang secara khusus menyerap aspirasi ibu hamil dari Daerah Pemilihan II. Pertemuan yang digelar di Rumah Dinas Ketua DPRD pada Senin (16/2/2026) itu diarahkan untuk menjawab persoalan nyata seputar kesehatan ibu dan anak yang masih dihadapi warga.
Dalam reses tersebut, perwakilan ibu hamil dari Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati diundang langsung untuk berdialog terbuka. Tidak berhenti pada penyerapan aspirasi, Herimanto menghadirkan mitra terkait, mulai dari perwakilan BPJS Kesehatan, SPPG, hingga tenaga ahli gizi agar solusi dapat dibahas dan dijelaskan di tempat.
“Kami menerima informasi bahwa kebutuhan ibu-ibu hamil ini terkadang kurang mendapat perhatian khusus. Oleh karena itu, saya meminta Pak Camat untuk menghadirkan mereka langsung agar kita tahu persis akar permasalahannya,” ungkap Herimanto di sela-sela kegiatan.
Dialog tersebut mengerucut pada dua persoalan utama. Isu pertama menyangkut pemenuhan gizi selama kehamilan yang dinilai masih belum optimal. Menjawab hal itu, tenaga ahli gizi memberikan penjelasan terperinci mengenai pola makan seimbang serta asupan nutrisi penting guna menekan risiko kesehatan bagi ibu maupun janin.
Persoalan berikutnya berkaitan dengan minimnya pemahaman ibu hamil mengenai prosedur administrasi persalinan. Sejumlah peserta mengaku masih bingung dengan alur rujukan serta mekanisme penggunaan BPJS Kesehatan ketika akan melahirkan di fasilitas kesehatan.
Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan BPJS Kesehatan memaparkan tahapan layanan secara rinci, mulai dari pemanfaatan fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga prosedur rujukan ke rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai saat waktu melahirkan tiba, warga bingung harus ke mana. Dengan penjelasan langsung ini, saya berharap ibu-ibu yang hadir bisa paham dan membantu menyebarkan informasi ini ke warga lainnya,” tegas Herimanto.
Melalui forum reses itu, Herimanto menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan agar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Bengkulu agar lebih merata, efektif, dan tepat sasaran.





