Penataan Danau Dendam Tak Sudah Dimulai, Proyek Rp156 Miliar Dorong Wisata Bengkulu

Bengkulu – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai penataan Kawasan Wisata Terpadu Danau Dendam Tak Sudah di Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Proyek senilai Rp156 miliar tersebut diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk mengangkat kawasan itu sebagai destinasi wisata unggulan berskala nasional.
Tahapan awal pembangunan telah berjalan sejak Mei 2026 melalui kolaborasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan Pemerintah Kota Bengkulu. Pekerjaan fisik ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Chandra R. P. Situmorang, turun langsung meninjau lokasi pembangunan. Dalam kunjungan itu, ia didampingi jajaran Kementerian PU, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK), perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.
Pada tahap pertama, pelaksanaan pembangunan beserta pengelolaannya secara resmi diserahkan kepada Balai Penataan Bangunan, Kawasan, dan Prasarana Bengkulu. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk mendukung pembangunan awal kawasan wisata tersebut.
Secara keseluruhan, proyek penataan Danau Dendam Tak Sudah diperkirakan membutuhkan investasi hingga Rp156 miliar. Pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap guna mewujudkan destinasi wisata yang terintegrasi dan berdaya saing.
Nantinya, kawasan wisata terpadu itu akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, di antaranya pusat UMKM modern dan area rekreasi yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Pemerintah daerah menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan proyek yang menjadi program pemerintah pusat tersebut. Dukungan itu diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Kami mendukung penuh upaya penataan yang dilakukan Pemerintah Pusat ini,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, penataan Kawasan Wisata Terpadu Danau Dendam Tak Sudah diharapkan tidak hanya memperkuat daya tarik pariwisata Bengkulu, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor UMKM dan jasa pariwisata.






