Pemkot Bengkulu Mulai Pemeriksaan LKPD 2025, Target WTP Kedelapan
Ia juga menyoroti percepatan tindak lanjut rekomendasi BPK sebagai indikator penting dalam tata kelola keuangan. Peran Inspektorat, menurutnya, krusial dalam melakukan pendampingan agar administrasi berjalan aman dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Arif Agus menjelaskan pemeriksaan interim difokuskan pada pemutakhiran penilaian Sistem Pengendalian Internal (SPI) serta uji kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kas, persediaan, piutang, aset tetap, hingga pelaksanaan anggaran 2025 dan bantuan keuangan partai politik (Banparpol) yang diperiksa secara paralel.
BPK mengapresiasi rencana Pemkot Bengkulu menyerahkan LKPD unaudited lebih awal. Namun, Arif mengingatkan agar laporan terlebih dahulu direviu Inspektorat, memenuhi unsur mandatory spending, serta memiliki keterkaitan yang kuat antar komponen laporan keuangan. “Makin cepat makin bagus, namun harus dipastikan telah di-review oleh Inspektorat, memenuhi unsur mandatory spending, serta memiliki artikulasi yang kuat antar komponen laporan keuangan,” ujar Arif.




