Alaku

75 Lansia Bengkulu Tengah Resmi Diwisuda, Pemkab Komit Lanjutkan Program SELANTANG

75 Lansia Bengkulu Tengah Resmi Diwisuda, Kamis(12/2/2026)(foto:anto)

Bengkulu Tengah – Sebanyak 75 lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bengkulu Tengah resmi diwisuda dalam prosesi Wisuda Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Bukit Kandis, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Bengkulu tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Elyandes Kori, S.E., M.Si., mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Sebanyak 75 wisudawan berasal dari dua sekolah lansia binaan, yakni Sekolah Lansia “Kasih Ibu” Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa, serta Sekolah Lansia “Put Bahagia” Desa Padang Ulak Tanjung, Kecamatan Talang Empat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, jajaran DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah, Ketua DPC Ikatan Penyuluh KB Kabupaten Bengkulu Tengah, kepala sekolah dari kedua sekolah lansia, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Elyandes Kori menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para lansia yang telah menyelesaikan proses pembelajaran.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati dari Sekolah Lansia ‘Kasih Ibu’ dan ‘Put Bahagia’. Pencapaian hari ini membuktikan bahwa semangat untuk belajar dan berkembang tidak pernah pudar oleh usia,” ujarnya.

Ia berharap para alumni SELANTANG dapat menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan fisik, kestabilan mental, serta menumbuhkan rasa syukur dalam menjalani masa lanjut usia.

Lebih lanjut, Elyandes menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan program Sekolah Lansia di Bengkulu Tengah.

“Kami berkomitmen menjadikan Sekolah Lansia sebagai gerakan berkelanjutan. Ke depan, akan didorong pembinaan lanjutan, penguatan sinergi dengan Puskesmas dalam layanan kesehatan, serta perluasan jangkauan program ke desa dan kecamatan lainnya,” tegasnya.

Program SELANTANG diharapkan menjadi wadah pemberdayaan lansia agar tetap aktif, sehat, dan produktif, sekaligus memperkuat peran mereka dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan