Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah Dukung Pemberdayaan Pekerja Migran melalui Peresmian Desa Migran Emas
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, S.H., M.H. hadir dalam peresmian Desa Migran Emas di Sportatorium Kampus UMB Bengkulu, Selasa (29/7/25) (Foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Pemkab Bengkulu Tengah Dukung Pemberdayaan Pekerja Migran melalui Peresmian Desa Migran Emas

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan pekerja migran Indonesia dengan hadir dalam peresmian Desa Migran Emas, yang dilaksanakan di Sportatorium Kampus UMB Bengkulu, Selasa (29/7/25). Acara ini dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja dan Perlindungan Migran Indonesia (KP2MI) Abdul Kadir Karding, yang turut memberikan penjelasan mengenai perlindungan dan pemberdayaan keluarga pekerja migran.

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Melindungi Pekerja Migran

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, S.H., M.H., dalam wawancaranya menyampaikan bahwa Desa Migran Emas akan menjadi bukti nyata dari keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran dan keluarganya. “Kami di daerah siap mendukung setiap upaya pemerintah pusat dalam melindungi pekerja migran. Desa Migran Emas akan menjadi wadah untuk memastikan mereka mendapatkan akses informasi, pelatihan keterampilan, serta perlindungan hukum yang jelas,” ujar Hendri Donal.

Menteri KP2MI Paparkan Tujuan Desa Migran Emas

Menteri Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa Desa Migran Emas bertujuan untuk menyiapkan calon pekerja migran Indonesia (PMI) dengan keterampilan yang dibutuhkan sebelum bekerja di luar negeri. Selain itu, program ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur keberangkatan dan informasi terkait pekerjaan migran.

“Dengan adanya Desa Migran Emas, masyarakat yang telah teredukasi akan lebih sulit terjebak dalam modus-modus TPPO, terutama di desa-desa yang merupakan basis perekrutan tenaga kerja,” jelas Karding.

Program Desa Migran Emas Jamin Perlindungan Pekerja Migran

Menteri KP2MI juga menegaskan bahwa Desa Migran Emas bukan hanya soal keberangkatan dan penempatan pekerja migran, tetapi juga tentang menjamin hak-hak pekerja migran, termasuk keamanan dan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. “Dengan adanya program ini, kami berharap dapat menciptakan sistem migrasi yang lebih baik, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga perlindungan hak-hak pekerja migran,” tambah Karding.

Penandatanganan Komitmen Bersama

Acara peresmian Desa Migran Emas juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan KP2MI. Peresmian ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu sebagai daerah yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas hidup pekerja migran dan keluarganya.

Melalui inisiatif ini, pemerintah daerah berharap Desa Migran Emas dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan perlindungan yang lebih terstruktur dan aman bagi pekerja migran.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *