Lubuk Linggau – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzi Amroh, memberikan klarifikasi tegas terkait isu tunjangan perumahan serta penonaktifan dua kader partai, Ahmad Syahroni dan Nafa Urbach.
Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri reuni Sekolah Pertanian Pembangunan – Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPP-SPMA) dan SMK Pertanian Pembangunan Negeri Bengkulu di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau, Minggu (7/9/25).
“Partai telah menonaktifkan Ahmad Syaroni dan Nafa Urba. Surat penonaktifan berisi bahwa Fraksi NasDem menghentikan seluruh gaji, tunjangan, dan fasilitas yang melekat pada anggota dewan,” tegas Fauzi Amroh.
Ia menambahkan, proses hukum internal kini tengah berjalan di Mahkamah Partai. Selama penonaktifan, keduanya tidak diperkenankan menjalankan aktivitas sebagai anggota DPR maupun menerima fasilitas apapun dari lembaga legislatif tersebut.
Evaluasi Tunjangan dan Program Perumahan
Dalam kesempatan itu, Fauzi juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh di tubuh DPR, khususnya terkait alokasi anggaran akomodasi dan program perumahan. Ia menyebutkan, dana sebesar Rp50 juta untuk program tersebut telah dihentikan pada September ini.















