Mian Buka Forbisda HIPMI Bengkulu, Dorong Hilirisasi dan Percepat Infrastruktur

Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, membuka Forum Bisnis Daerah (Forbisda) BPD HIPMI Bengkulu 2026 yang digelar di Two K Azana Style Hotel, Selasa (28/4/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi pengusaha muda dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menandai dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan ekosistem usaha berbasis hilirisasi dan pengelolaan sumber daya lokal.
Dalam sambutannya, Mian menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama untuk menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Bengkulu.
“Infrastruktur yang baik adalah kunci; tanpa akses yang memadai, investor akan berpikir panjang untuk masuk ke Bengkulu,” ujarnya.
Ia menyebut pemerintah provinsi tengah mendorong realisasi proyek strategis, termasuk jalan tol lintas tengah Lubuklinggau serta jalur kereta api menuju kawasan Pelabuhan Pulau Baai.
Selain itu, pengembangan kawasan industri Pulau Baai menjadi fokus utama untuk memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah.
“Kita punya 43 pabrik sawit dan potensi kopi besar, tapi hilirisasinya masih banyak di luar daerah. Kita ingin pengusaha lokal jadi pemain utama di sini,” kata Mian.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menegaskan Forbisda tidak sekadar forum diskusi, melainkan ruang untuk mendorong realisasi kerja sama bisnis konkret.
Menurutnya, forum ini membuka dialog langsung antara pengusaha dan pemerintah, khususnya terkait kemudahan perizinan satu pintu serta akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
“Ini bukan sekadar pertemuan, tapi wadah melahirkan kesepakatan bisnis nyata yang berdampak langsung,” ujarnya.
Ia berharap sinergi yang terbangun mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif, sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Di sisi lain, pemerintah daerah bersama Forkopimda memastikan kepastian hukum dan keamanan bagi investor yang berinvestasi di Bengkulu.
Melalui Forbisda 2026, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mengawal hasil rekomendasi forum hingga tahap implementasi guna memperkuat daya saing ekonomi daerah di tingkat nasional.






