Mess Pemda Disiapkan Jadi Kantor Wali Kota, Pedagang Dipastikan Tetap Berjualan

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu mulai mempersiapkan kawasan Mess Pemda Bengkulu untuk dikembangkan menjadi kompleks Perkantoran Wali Kota yang baru. Di tengah rencana tersebut, Pemkot memastikan para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan itu tidak akan digusur, melainkan ditata agar lebih rapi dan representatif.
Kepastian itu disampaikan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat meninjau langsung kawasan Mess Pemda, Jumat. Peninjauan dilakukan bersama Komandan Korem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kota Bengkulu.
Selain mengecek kondisi lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan baru, rombongan juga berdialog dengan para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dedy meminta para pedagang menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada setiap pengunjung. Ia juga mengingatkan agar tidak mematok harga tinggi kepada wisatawan dari luar daerah.
“Jangan pulo nengok plat BG masuk langsung mahal, jangan iyo bu,” ujar Dedy dengan logat khas Bengkulu saat berbincang dengan para pedagang.
Menurut Dedy, keramahan dan keterbukaan dalam menetapkan harga menjadi bagian penting untuk menjaga citra Kota Bengkulu sebagai daerah tujuan wisata. Ia menilai praktik menaikkan harga secara tidak wajar justru dapat membuat wisatawan enggan kembali berkunjung.
“Yang rusak nama kota, bukan namo ibu. Kalau ibu idak ramah, hargo mahal, orang jero kesiko,” katanya.
Meski pembangunan kompleks Perkantoran Wali Kota akan dilakukan di kawasan tersebut, Dedy menegaskan aktivitas ekonomi masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah. Lapak pedagang akan ditata ulang agar lebih tertib, bersih, dan mendukung wajah baru kawasan tanpa menghilangkan mata pencaharian mereka.
“Iko akan kito tata, kito pengen ibu tetap biso berjualan disiko, ibu sejahtera. Tapi harus nurut,” tegasnya.
Penataan kawasan Mess Pemda diharapkan tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih representatif, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu.






