Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menghadiri Kirab dan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu, Minggu (10/8/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai dari Rumah Fatmawati Soekarno dan berakhir di Benteng Marlborough itu diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, veteran, dan warga umum. Sepanjang rute kirab, peserta mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme.
Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Anggota DPD RI Dapil Bengkulu Apt. Destita Khairilisani, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kabinda Bengkulu Agus Suyoto, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Zulkarnaen Dali, Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu Arifin, Asintel Kejaksaan Negeri Bengkulu mewakili Kajati, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Okto Manurung, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Wali Kota Bengkulu Dedi Wahyudi, dan Bupati Seluma Tedy Rahman.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menegaskan bahwa Bendera Merah Putih adalah simbol pemersatu bangsa.
“Bendera Merah Putih adalah pemersatu kita. Melalui kegiatan ini, kita ingin meneguhkan kembali semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polda Bengkulu bersama TNI dan instansi terkait melakukan pengamanan untuk memastikan acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.





