Bengkulu – Ikatan Mahasiswa Ipuh (IMSI) Bengkulu menggelar persiapan Musyawarah Besar (Mubes) di Taman Remaja Bengkulu. Dalam kesempatan itu, IMSI mendoakan agar masyarakat Bengkulu senantiasa mendapat perlindungan Tuhan dan mampu bangkit dari kesulitan di tengah dinamika politik dan gelombang aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah.
Ketua IMSI Bengkulu, Muhammad Iktibar, menekankan pentingnya menyamakan persepsi mengenai kondisi saat ini. Ia juga mengingatkan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, agar dapat menjaga komunikasi yang baik.
“Pada intinya, kami keluarga besar IMSI meminta supaya pemerintah daerah, baik Gubernur maupun DPRD, dapat memberikan kebijakan yang memihak kepada rakyat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik,” ujarnya.
Iktibar menambahkan, komunikasi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan tokoh agama perlu diperkuat demi menjaga situasi tetap kondusif di Bengkulu.
“Mudah-mudahan situasi segera kondusif, semua aspirasi masyarakat dicatat, dan masukan dari berbagai pihak benar-benar didengarkan,” harapnya.
Seperti diketahui, aksi unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir marak terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Para demonstran yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, hingga kelompok masyarakat turun ke jalan menolak kebijakan tunjangan perumahan bagi anggota DPR. Aksi tersebut sempat berujung ricuh di depan gedung DPR RI.





