Bengkulu Tengah – Harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram di Bengkulu Tengah masih tetap Rp 19 ribu per tabung, sesuai dengan ketetapan Gubernur Bengkulu. Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UMKM) Bengkulu Tengah memastikan bahwa 217 pangkalan gas elpiji yang tersebar di 11 kecamatan telah mematuhi ketentuan harga tersebut.
Pangkalan Patuhi HET
Kepala Disdagperinkop dan UMKM Bengkulu Tengah Zamzami Syafei, melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Kemeteorologian Mimi Novitasari, menegaskan bahwa seluruh pangkalan telah menjalankan kebijakan harga yang ditetapkan pemerintah.
“Berdasarkan SK Gubernur Bengkulu, pangkalan hanya diperbolehkan menjual LPG 3 kilogram dengan harga maksimal Rp 19 ribu per tabung. Saat ini, seluruh pangkalan sudah menaatinya, bahkan ada yang menjual di bawah HET,” jelas Mimi.
Pasokan LPG Tetap Aman
Salah satu pengelola pangkalan di Desa Kembang Seri, Ulfa atau yang akrab disapa Hatia, menyatakan bahwa distribusi LPG 3 kilogram tetap berjalan lancar dengan jumlah pasokan yang berbeda setiap minggunya.
“Terakhir kami menerima 85 tabung dari agen. Harga jual kami tetap sesuai ketetapan, yaitu Rp 19 ribu per tabung. Pembeli juga merupakan warga sekitar, sehingga kami tidak terlalu menuntut mereka menunjukkan kartu identitas seperti KTP,” ujar Hatia.
Dengan harga yang tetap terjangkau dan pasokan yang lancar, masyarakat Bengkulu Tengah masih bisa mendapatkan gas LPG 3 kilogram sesuai dengan ketentuan yang berlaku.





