GOW Seluma Tanam Pohon Puding di Desa Taba Lubuk Puding, Perkuat Daya Tarik Wisata Fest Sema

Seluma – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Seluma menggelar aksi penanaman pohon puding di kawasan Objek Wisata Ikan Larangan, Desa Taba Lubuk Puding, Kecamatan Air Periukan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Event Fest Sema sekaligus upaya memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan.
Penanaman pohon dipimpin Ketua GOW Kabupaten Seluma Ir. Hj. Dwi Halida Ariyani, MM bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Seluma Azhari, ST., MM, Camat Air Periukan, serta Kepala Desa Taba Lubuk Puding.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Halida Ariyani mengatakan GOW Seluma membawa sejumlah bibit pohon puding untuk ditanam dan dikembangkan di desa tersebut karena tanaman itu memiliki nilai estetika sekaligus menjadi ciri khas Desa Taba Lubuk Puding.
“Selain memiliki nilai estetika sebagai tanaman hias, pohon puding juga dipilih karena menjadi tanaman khas Desa Taba Lubuk Puding,” ujar Dwi Halida Ariyani.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para ibu di Desa Taba Lubuk Puding, untuk menanam pohon puding di halaman rumah masing-masing. Menurutnya, langkah tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, indah, sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata bagi para pengunjung.
Kepala Desa Taba Lubuk Puding, Untung Putra Jaya, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan pemerintah desa akan terus mendorong pengembangan tanaman puding agar semakin banyak dibudidayakan masyarakat sebagai tanaman hias di lingkungan tempat tinggal.
Pada kesempatan yang sama, Ketua GOW Seluma juga menyerahkan bantuan berupa satu unit sound system kepada Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat dan pengembangan desa.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan sosialisasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu mengenai fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran OJK dalam mengawasi sektor perbankan, pasar modal, serta industri jasa keuangan lainnya secara terintegrasi.






