Bengkulu – Upaya penghapusan stunting terus diperkuat Pemerintah Kota Bengkulu dengan mendorong keterlibatan lintas sektor dan masyarakat melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING yang difokuskan pada pemenuhan gizi anak-anak terdampak.
Program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan agar anak yang mengalami stunting maupun berisiko stunting memperoleh asupan nutrisi yang memadai setiap hari melalui peran orang tua asuh.
Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Bengkulu Rosminiarty menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan menyeluruh agar seluruh anak yang terdata dapat terhubung dengan orang tua asuh sesuai kebutuhan masing-masing.
“Target kami adalah memastikan kebutuhan makanan bergizi mereka terpenuhi setiap hari melalui pendampingan ini,” ujarnya, Selasa (3/2/26).
Data Pemerintah Kota Bengkulu mencatat, selama periode Januari hingga Desember 2025 terdapat 45 anak yang mengalami stunting serta 97 anak masuk dalam kategori berisiko stunting.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah kota telah menetapkan 41 orang tua asuh yang bertugas memberikan perhatian khusus, terutama terkait pemenuhan gizi harian dan pemberian susu secara rutin kepada anak-anak sasaran.














