Banjir dan Longsor Terjang Lebong, Akses ke Topos Dilaporkan Putus
BPBD Lebong langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan evakuasi warga di lokasi terdampak, Kamis (7/5/26)(foto:aan)

Disdikbud Pastikan SMA dan SMK di Lebong Tetap Aman Meski Banjir Meluas

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Lebong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu memastikan aktivitas belajar mengajar di seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Lebong tetap berjalan normal meski banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah, Kamis (7/5/2026).

Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu Zulhendri mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan sekolah tingkat SMA maupun SMK yang terdampak langsung banjir akibat luapan Sungai Ketahun.

“Untuk sekolah SMA dan SMK, laporan yang kami terima dari Lebong dalam kondisi aman,” ujar Zulhendri.

Menurutnya, total terdapat 11 sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Lebong yang dipastikan masih berada di zona aman karena lokasinya tidak masuk area terdampak luapan sungai.

Ia menjelaskan, beberapa sekolah berada di wilayah yang relatif aman dari banjir maupun longsor.

“SMK Muhammadiyah berada di jalur Air Kotok sehingga aman, sementara SMKN 2 berada di kawasan Air Uram,” jelasnya.

Meski demikian, banjir sempat mengganggu akses transportasi di jalur Tik Sirong, Kecamatan Topos, setelah badan jalan ambles diterjang arus deras. Kondisi itu menyebabkan akses menuju kawasan Topos sempat terputus.

Di sisi lain, BPBD Lebong sebelumnya melaporkan banjir dan longsor terjadi di sejumlah kecamatan akibat hujan deras yang mengguyur sejak dinihari.

Kepala Pelaksana BPBD Lebong Syaprul menyebut banjir mulai terjadi sekitar pukul 04.30 WIB setelah debit Sungai Ketahun meningkat dan meluap ke permukiman warga serta badan jalan.

“Curah hujan tinggi menyebabkan debit Sungai Ketahun meningkat dan meluap ke permukiman serta badan jalan. Tim gabungan masih melakukan penanganan dan evakuasi warga di lokasi terdampak,” kata Syaprul.

Data BPBD mencatat banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Lebong Sakti, Bingin Kuning, Amen, Uram Jaya, Lebong Selatan, Rimbo Pengadang hingga Topos. Selain banjir, longsor juga terjadi di Desa Talang Ratau dekat kawasan Monte Karlo.

Meski bencana masih berlangsung di beberapa wilayah, Disdikbud Provinsi Bengkulu memastikan situasi pendidikan di Kabupaten Lebong hingga kini tetap terkendali dan kegiatan sekolah berjalan sebagaimana mestinya.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang secara aktif melaporkan perkembangan daerah, peristiwa lokal, dan isu-isu masyarakat dengan penekanan pada akurasi serta kejelasan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *