Dedy Wahyudi Pastikan Anak Yatim Bengkulu Terlindungi, 956 Penerima Santunan Asyura

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dalam peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah atau Hari Asyura di Masjid At-Taqwa, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memastikan anak yatim tetap mendapatkan perhatian, perlindungan, serta akses pendidikan dan kesehatan yang layak.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pemerintah hadir untuk mendampingi anak-anak yatim agar tidak merasa kehilangan perhatian setelah ditinggal orang tua mereka. Menurutnya, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dan Baznas akan terus memberikan dukungan kepada mereka.
“Hari ini adalah hari lebarannya anak-anakku semua. Yakinlah kalian tidak sendiri. Ada Walikota, ada Ibu Kajari, ada Pak Kapolresta, Pak Dandim, ada Ketua Baznas, yang insya Allah selalu bersama kalian,” kata Dedy dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim menerima berbagai bantuan berupa santunan, voucher belanja, hingga paket sembako yang berasal dari Pemerintah Kota Bengkulu, Baznas, dan para donatur.
Dedy juga memastikan seluruh anak yatim di Kota Bengkulu tetap dapat mengakses layanan pendidikan dan kesehatan tanpa terkendala biaya. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan program sekolah gratis dan layanan BPJS gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau yang sekolah, jangan risau tidak bisa sekolah, karena dijamin sekolah gratis. Yang berobat, jangan cemas tidak bisa berobat, juga ada program BPJS gratis. Ini tugas pemerintah agar warganya bahagia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf mengungkapkan sebanyak 956 anak yatim dari berbagai kelurahan dan kecamatan telah terdata sebagai penerima bantuan pada peringatan Asyura tahun ini.
“Hari ini anak yatim yang kami kumpulkan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bengkulu, baik Baznas maupun para donatur. Jumlahnya sekitar 956 anak yatim,” kata Habib.
Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan apabila masih terdapat anak yatim yang belum masuk dalam pendataan Baznas. Langkah itu dilakukan agar bantuan sosial dapat menjangkau seluruh anak yatim yang membutuhkan.
Kegiatan yang dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Yeni Puspita, perwakilan Kementerian Agama Kota Bengkulu, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, dan lurah tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu. Usai doa, para pejabat mendampingi anak-anak yatim berbelanja makanan secara gratis menggunakan voucher yang telah disediakan panitia.






