Alaku
Alaku

BULOG Bengkulu Kuasai Stok Beras 8.800 Ton, Distribusi SPHP Menjangkau Wilayah Pedesaan

BULOG Bengkulu Kuasai Stok Beras 8.800 Ton, Distribusi SPHP Menjangkau Wilayah Pedesaan (foto:voiid)
Bengkulu – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu memastikan ketersediaan beras di Provinsi Bengkulu tetap aman dengan persediaan yang kini mencapai lebih dari 8.800 ton. Penguatan stok tersebut dibarengi distribusi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan beras bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Sugeng Hardono, mengatakan persediaan beras pemerintah masih terus bertambah melalui sejumlah jalur pengadaan. Pasokan berasal dari hasil penyerapan petani lokal, pengiriman dari luar daerah, hingga pemindahan stok dari kantor wilayah BULOG lainnya.

“Sampai dengan kemarin sore stok kami 8.800 sekian ton. Dan ini terus mengalir. Ada tambahan stok terus, baik itu dari pengadaan lokal maupun luar daerah, serta pemindahan stok dari Kanwil lain,” kata Sugeng, Jumat (6/11/2026).

Menurut Sugeng, penguatan cadangan tersebut menjadi bagian dari strategi BULOG untuk memastikan kebutuhan beras masyarakat terpenuhi di seluruh wilayah Bengkulu. Distribusi tidak hanya diarahkan ke pusat perkotaan, tetapi juga menjangkau kabupaten hingga kawasan pedesaan.

Salah satu instrumen yang digunakan untuk menjaga pasokan sekaligus mengendalikan harga adalah program SPHP. Melalui program ini, BULOG menyalurkan beras ke masyarakat melalui pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM), outlet pengecer Pangan Kita, serta outlet badan usaha milik negara (BUMN).

Selain memperkuat distribusi SPHP, BULOG Kanwil Bengkulu juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan sebagai bagian dari penugasan pemerintah. Kedua skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga yang terjangkau.

Sugeng menjelaskan, upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya bertumpu pada besarnya cadangan beras yang tersedia. Kelancaran distribusi dan kemampuan menjaga harga tetap stabil juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan tugas BULOG.

Ia menyebut terdapat tiga aspek yang menjadi prioritas, yakni ketersediaan pangan, keterjangkauan masyarakat dalam memperoleh bahan pangan, serta stabilitas harga di pasaran.

“Harapan kami, ketersediaan beras pemerintah melalui SPHP maupun melalui Badan Pangan bisa terjaga. Dan akhirnya harga beras khususnya bisa kita jaga stabilitasnya juga,” ujar Sugeng.

Dengan stok yang terus bertambah dan distribusi melalui berbagai saluran, BULOG Kanwil Bengkulu berupaya menjaga pasokan beras tetap tersedia serta memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki akses terhadap kebutuhan pangan pokok tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan