Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Literasi & Opini

Motor Itu Kini Tak Jadi Kami Jual

×

Motor Itu Kini Tak Jadi Kami Jual

Sebarkan artikel ini
Gubernur Helmi Ajak Warga Bengkulu Shalat Gerhana Bulan Malam Ini
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (foto: dok Pemprov Bengkulu)

Catatan Ekonomi
Oleh : Riswan

KALAU sakit jual motor dulu ya. Kalimat ini dulu sering jadi lelucon pahit di warung kopi. Senyumnya ada tapi waswasnya nyata. Sebab bagi banyak keluarga, sakit bukan cuma urusan badan, tapi juga soal dompet. Motor, perhiasan, bahkan sawah kecil kerap jadi korban pertama.

Namun Bengkulu 2025 punya cerita berbeda. Kini, saat badan mulai meriang warga tak lagi sibuk menghitung harga motor bekas. Cukup sebut Nomor Kartu Keluarga sebagai nomor BPJS, berobat pun jalan. Motor tetap parkir di rumah. Ini bukan cerita manis tapi perubahan yang benar-benar dirasakan.

Sejak Gubernur Helmi Hasan menghadirkan berbagai program layanan kesehatan gratis, pemeriksaan dini menjadi hal biasa, bukan lagi kemewahan. Warga desa maupun kota punya akses yang sama. Ditambah ambulans gratis dan kebijakan BPJS Kesehatan untuk semua, sakit tak lagi identik dengan utang atau penjualan aset keluarga.

Baca Juga:  The Next Walikota Bengkulu (1); Dipanggil Dedy Takziah

Data BPS 2025 mencatat cakupan jaminan kesehatan nasional mencapai 78,04%. BPJS Bengkulu 71,82% dengan Aceh di posisi tertinggi sekitar 98%, disusul Bangka Belitung di kisaran 80%. Lampung berada di sekitar 68%, sementara Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Jambi masih terus berproses memperluas perlindungan kesehatan warganya. Angka-angka ini menegaskan satu hal: jaminan kesehatan adalah fondasi kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *