Bengkulu — Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu terus memperluas layanan kesehatan untuk meningkatkan akses pelayanan bagi masyarakat. Tahun ini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Bengkulu tersebut resmi menambah tiga layanan baru, yaitu Poli Paru, Poli Jiwa, dan layanan Patologi Anatomi.
Direktur RSHD Kota Bengkulu dr Lista Cerlyviera MM mengatakan bahwa pihaknya juga sedang mempersiapkan layanan operasi mata, khususnya operasi katarak, yang ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2026. Layanan tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam meningkatkan layanan spesialis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, untuk poli mata sebenarnya sudah berjalan sekitar tiga bulan terakhir. Namun untuk operasi katarak masih dalam proses kredensial dengan BPJS Kesehatan. Insya Allah Januari 2026 sudah bisa kita lakukan di RSHD,” jelas dr Lista.
Proses kredensial dengan BPJS Kesehatan menjadi tahapan penting agar RSHD mendapatkan izin untuk melayani peserta BPJS tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain. BPJS Kesehatan telah menetapkan kuota operasi katarak sebanyak 20 pasien per bulan. “Kuotanya 20 pasien setiap bulan, jadi masyarakat peserta BPJS yang membutuhkan operasi katarak bisa kita bantu langsung di sini,” ujarnya.














