Bengkulu – Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa di Bengkulu mulai menghangat. Sebanyak 36 bakal calon dari delapan kabupaten/kota resmi masuk bursa dan kini menunggu tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai pintu penentu menuju delapan posisi ketua DPC.
Proses penjaringan yang berlangsung di internal PKB ini dinilai menjadi momentum konsolidasi partai menjelang agenda politik mendatang, sekaligus menguji kekuatan kader di tingkat daerah.
Sekretaris DPW PKB Provinsi Bengkulu Heliardo mengatakan seluruh bakal calon saat ini menunggu jadwal UKK dari tim penguji DPP PKB yang masih dalam proses penjadwalan.
“Pelaksanaan UKK masih menunggu jadwal dari tim penguji. Sudah dikonfirmasi hingga 2 Mei jadwal masih penuh, kemungkinan pelaksanaannya setelah itu,” ujar Heliardo di Kantor DPW PKB Bengkulu, Jumat (24/4).
Menurut dia, UKK akan menjadi tahapan krusial karena menjadi dasar penting dalam menentukan figur yang dinilai layak memimpin DPC di masing-masing daerah.
“Semua calon punya peluang yang sama. Nanti hasil UKK akan menjadi salah satu dasar utama dalam penetapan Ketua DPC definitif,” tegasnya.
Persaingan paling ketat terjadi di Kabupaten Seluma dengan enam bakal calon yang mendaftar. Disusul Mukomuko, Bengkulu Utara, dan Lebong masing-masing lima calon. Sementara Kota Bengkulu, Kaur, Kepahiang, dan Rejang Lebong masing-masing diikuti empat kandidat.
Banyaknya peminat disebut mencerminkan dinamika internal partai yang cukup hidup, sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme kader untuk mengambil peran strategis di tubuh PKB.
Heliardo menegaskan proses seleksi tidak hanya menilai loyalitas kader, tetapi juga kapasitas kepemimpinan, kemampuan membangun struktur partai, dan potensi mendongkrak elektabilitas PKB di daerah.
“Kami berharap proses ini melahirkan pimpinan DPC yang solid dan mampu membawa PKB semakin berkembang,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah kader menilai kontestasi ini menjadi momentum pembuktian regenerasi di tubuh partai. Salah satu bakal calon dari Kota Bengkulu, misalnya, menyebut kompetisi internal kali ini menjadi ruang sehat untuk memperkuat organisasi.
“Semangatnya bukan sekadar berebut posisi, tetapi bagaimana menghadirkan kepemimpinan yang bisa membesarkan PKB di daerah,” ujar salah satu peserta penjaringan.
Dengan 36 nama bersaing untuk delapan kursi ketua DPC, tahapan UKK kini menjadi perhatian utama. Hasil seleksi nanti diperkirakan akan menentukan arah konsolidasi PKB Bengkulu sekaligus peta kekuatan partai di tingkat kabupaten/kota.





