Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
BengkuluBerita Terkini

Warga dan Kades Pasang Badan Kawal Rehabilitasi Irigasi D.I Air Ketahun

×

Warga dan Kades Pasang Badan Kawal Rehabilitasi Irigasi D.I Air Ketahun

Sebarkan artikel ini
Warga dan Kades Pasang Badan Kawal Rehabilitasi Irigasi D.I Air Ketahun
proyek rehabilitasi jaringan Irigasi D.I Air Ketahun yang tengah dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu (foto: Aan Ade Putra/repoeblik.com)

Lebong – Program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan luar biasa di Kabupaten Lebong. Melalui proyek rehabilitasi jaringan Irigasi D.I Air Ketahun yang tengah dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu, tercatat 99 persen masyarakat pengguna irigasi serta para kepala desa setempat menyatakan dukungan penuh.

Pembangunan ini dipandang sebagai wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Lebong. Selama ini, petani mengaku kesulitan mengangkut hasil panen akibat terbatasnya infrastruktur pendukung. Dengan adanya perbaikan irigasi dan rencana pembangunan jalan usaha tani, peluang peningkatan kesejahteraan petani semakin terbuka lebar.

Apresiasi dari Desa Talang Leak 1

Pjs Kepala Desa Talang Leak 1, Yazman Heris, memberikan apresiasi tinggi terhadap program pemerintah. Ia menegaskan, masyarakat desanya siap mendukung agar kegiatan berjalan lancar.

Baca Juga:  Update: Hingga Dini Hari Korban Keracunan MBG di Lebong Tembus 350 Orang

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo melalui Kementerian PUPR, khususnya Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu, yang telah merealisasikan program ketahanan pangan ini. Kami berharap agar kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, dan aman, karena seluruh masyarakat petani Kabupaten Lebong sudah lama menanti kemudahan untuk mengangkut hasil pertanian,” kata Yazman, Jumat (19/9/25).

Harapan dari Desa Talang Leak 2

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Talang Leak 2, Aprildo, menyoroti pentingnya pembangunan jalan usaha tani yang selama ini sudah berulang kali diusulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *