Alaku

Siswa SDN 79 Bengkulu Rayakan Kelulusan Disiram Damkar, Jadi Kenangan Berbeda

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah (dok:Pemkotbkl)

Bengkulu – Perayaan kelulusan siswa kelas VI SD Negeri 79 Kota Bengkulu berlangsung dengan cara tak biasa pada Selasa (2/6/2026). Puluhan siswa memilih merayakan momen kelulusan mereka dengan disiram air dari mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu, menggantikan kegiatan konvoi maupun wisata yang umum dilakukan.

Kegiatan yang digelar di halaman sekolah itu langsung mencuri perhatian. Siswa dan guru tampak larut dalam suasana penuh kegembiraan saat semprotan air dari mobil Damkar mengguyur area sekolah sebagai bagian dari acara perpisahan.

Momen tersebut terlaksana setelah pihak sekolah mengajukan permohonan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu untuk menghadirkan satu unit mobil tangki air dalam kegiatan kelulusan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, membenarkan adanya permintaan bantuan dari pihak sekolah untuk mendukung pelaksanaan acara tersebut.

“Pihak sekolah bersurat ke kami minta tolong penyediaan air satu mobil ke sekolah dalam rangka acara perpisahan dan kelulusan siswa. Mereka kan study tour dan jalan-jalan tidak diperbolehkan lagi. Jadi mereka minta semua guru dan murid disiram,” kata Yuliansyah.

Menurutnya, pihak Damkar menyambut positif ide tersebut karena memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus aman bagi para siswa dalam merayakan berakhirnya masa belajar di sekolah dasar.

Suasana semakin meriah ketika semburan air mulai membasahi para siswa. Teriakan dan gelak tawa terdengar memenuhi halaman sekolah, sementara sejumlah orang tua dan warga sekitar turut menyaksikan jalannya kegiatan.

Bagi para siswa, perayaan sederhana itu menjadi pengalaman yang berbeda menjelang perpisahan dengan teman-teman dan guru yang selama enam tahun mendampingi proses belajar mereka.

Selain menghadirkan suasana penuh kegembiraan, kegiatan tersebut juga dinilai menjadi alternatif perayaan kelulusan yang kreatif tanpa harus melakukan konvoi di jalan raya atau perjalanan wisata. Momen kebersamaan antara siswa dan tenaga pendidik pun tetap terjaga sebelum para lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan