Alaku

Bengkulu, repoeblik.com – Kembalinya Nuragiyanti Dewi Permatasari, yang lebih dikenal dengan nama Agi, ke kampung halamannya di Bengkulu menjadi sorotan utama. Dengan statusnya sebagai bakal calon Wakil Walikota Bengkulu, Agi telah melakukan langkah konkret yang memikat perhatian ribuan warga kota melalui aksi bersih pantai yang diadakan di Pantai Panjang, salah satu landmark terkenal di Bengkulu, Sabtu (24/8/24).

Agi, yang baru saja menyelesaikan pendidikan Master Arsitektur di Universitas ternama di London, Inggris, tidak hanya kembali untuk berkunjung, tetapi juga untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang bermanfaat tersebut. Kepulangannya kali ini diiringi oleh konvoi keliling kota menuju Pantai Panjang yang dipenuhi dengan antusiasme dari berbagai lapisan masyarakat.

Acara dimulai dengan konvoi yang dipimpin oleh Agi dan Dedy Ermansyah, yang dikenal dengan nama Dedy Black, bakal calon Walikota Bengkulu. Dengan mengendarai kendaraan yang dihias penuh warna dan simbol-simbol kampanye mereka, rombongan ini menarik perhatian banyak warga yang turut menyaksikan dan meramaikan acara tersebut. Kedua calon tersebut, yang diusung oleh Partai Gerindra, Nasdem, dan Demokrat, memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan diri mereka secara langsung kepada masyarakat.

Sesampainya di Pantai Panjang, Agi langsung menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dengan memimpin aksi pemungutan sampah bersama berbagai komunitas anak muda, pecinta lingkungan, serta pelaku UMKM yang berada di kawasan landmark tersebut. Mengenakan helm oranye yang khas, kaos tangan karet, dan membawa plastik sampah, Agi tidak hanya berperan sebagai pemimpin tetapi juga sebagai teladan dalam kegiatan ini. Dengan semangat tinggi, Agi dan timnya berkeliling di seputaran pantai, mengumpulkan sampah yang berserakan dan membersihkan area yang selama ini menjadi pusat perhatian karena masalah kebersihan.

Aksi bersih pantai ini tidak hanya sekedar kegiatan seremonial. Melalui kegiatan ini, Agi berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di Pantai Panjang. Dalam wawancara yang dilakukan setelah aksi, Agi menyampaikan bahwa salah satu alasan utama dia melakukan aksi ini adalah karena adanya keluhan dari warga mengenai masalah sampah di kawasan tersebut. Menurut Agi, meskipun dirinya tidak menetap di Bengkulu, dia tetap mengikuti perkembangan kota melalui keluarga dan berita lokal.

“Pantai Panjang adalah salah satu aset berharga bagi Bengkulu. Selain menjadi daya tarik wisatawan lokal, pantai ini juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Namun, potensi ini terancam oleh masalah sampah yang kian menggunung,” ungkap Agi, Sabtu (24/8/24).

“Jika kita tidak menjaga kebersihan pantai ini, siapa lagi yang akan melakukannya? Sampah yang menumpuk tidak hanya merusak pemandangan tetapi juga mengancam ekosistem laut dan kesehatan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Kepedulian Agi terhadap masalah sampah di Pantai Panjang menunjukkan bahwa dia memiliki pemahaman mendalam tentang isu-isu lokal yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Bengkulu. Melalui pengalamannya di luar negeri, khususnya di London, Agi melihat bagaimana kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sangat tinggi dan sistem pengelolaan sampah yang sangat baik diterapkan. Dia berharap pengalaman tersebut dapat diterapkan di Bengkulu untuk mengatasi masalah serupa.

Agi juga menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau petugas kebersihan. Setiap individu harus berperan serta dalam menjaga kebersihan lingkungan kita,” tambahnya.

Dengan ajakan ini, Agi berusaha memotivasi seluruh lapisan masyarakat Bengkulu untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar mereka.

Di sela-sela aksi bersih pantai, Agi juga mengadakan giveaway bagi pemungut sampah terbanyak dan peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar dirinya. Ini bukan hanya menjadi cara untuk mengapresiasi partisipasi masyarakat, tetapi juga untuk mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Kota Bengkulu, Suhartono, atau akrab disapa Dang Tono, serta sejumlah tokoh ternama lainnya yang turut mendukung kegiatan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Agi menjelaskan bagaimana pengalamannya di luar negeri dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi persoalan lingkungan di Bengkulu. “Di London, saya melihat bagaimana masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan dan sistem pengelolaan sampah yang sangat baik. Mereka melakukan pemilahan sampah di rumah tangga hingga pengelolaan limbah di tingkat kota dengan sangat efektif. Ini adalah sesuatu yang ingin saya bawa ke Bengkulu dan mudah-mudahan bisa diterapkan di sini,” jelas Agi.

Aksi bersih pantai yang dilakukan oleh Agi dan timnya di Pantai Panjang tidak hanya menjadi ajang untuk mempromosikan program-program kampanye mereka, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari komitmen mereka terhadap isu-isu lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Agi berharap bahwa kegiatan ini dapat memicu kesadaran yang lebih besar di kalangan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang mengumpulkan sampah, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan memotivasi masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Saya berharap aksi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bengkulu,” tutup Agi.

Dengan dukungan ribuan warga dan berbagai tokoh lokal, aksi bersih pantai ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam kampanye Agi dan Dedy Black. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa ada antusiasme besar dari masyarakat Bengkulu terhadap upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kota mereka. Dedy Black dan Agi, yang saat ini menjadi pasangan bakal calon dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2024-2029, kini memiliki momentum yang kuat untuk melanjutkan kampanye mereka dengan fokus pada isu-isu penting seperti kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan komitmen yang ditunjukkan dalam aksi bersih pantai ini, Agi dan Dedy Black berharap dapat memperoleh dukungan lebih lanjut dari masyarakat untuk mewujudkan visi mereka dalam menciptakan Bengkulu yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan. Akhirnya, mereka berharap bahwa kepedulian terhadap lingkungan ini dapat menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bengkulu, bukan hanya sebagai bagian dari kampanye politik, tetapi sebagai tanggung jawab bersama untuk masa depan kota yang lebih baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan