Rapat Darurat Alur Pulau Baai: Kajati Bengkulu Sindir Pelindo, “Uang Triliunan, Tapi ke Mana?”
Victor juga mengingatkan bahwa jika penanganan tidak segera ditingkatkan, maka dampaknya akan merugikan negara sekaligus perekonomian masyarakat.
“Kalau penanganannya tetap biasa-biasa saja, habislah. Tinggal soal waktu kapan kami masuk,” ujarnya memberi sinyal tegas.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan publik dan kehormatan pemerintah.
“Bapak Presiden tidak ingin ada hal yang membuat gaduh hingga mengganggu kerja pemerintah dan ekonomi. Instruksi sudah keluar, Wapres juga sudah turun langsung ke Bengkulu. Jangan tunggu ada masalah baru bicara. Update setiap hari, manfaatkan media sosial, ajak media melihat aktivitas di alur,” kata Helmi.
Ia juga meminta Pertamina untuk lebih transparan dalam distribusi BBM. “Pertamina harus informasikan kuota BBM yang masuk, dan setiap SPBU wajib menampilkan informasi secara jelas,” tambahnya.
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi menekankan pentingnya alternatif distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.





