Rapat Darurat Alur Pulau Baai: Kajati Bengkulu Sindir Pelindo, “Uang Triliunan, Tapi ke Mana?”
Bengkulu – Persoalan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai yang berdampak pada pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan aktivitas pelayaran menuju Pulau Enggano kembali memanas. Rapat darurat digelar mendadak di ruang VIP Bandara Fatmawati Soekarno, Rabu (10/9/25).
Rapat mendadak ini melibatkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, General Manager PT Pelindo II S. Joko, Pertamina, KSOP, dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah masuk kategori darurat, namun penanganan yang dilakukan masih jauh dari memadai.
“Ini kondisi darurat, tapi penanganannya masih dengan alasan kapal rusak dan lainnya. Publik bertanya-tanya, Pelindo ini kerja atau tidak? Uang yang masuk ke Pelabuhan Pulau Baai itu triliunan, saya tahu. Tapi ke mana? Jangan main-main dengan kondisi ini,” tegasnya.




