Pemprov Bengkulu Pangkas Seremoni Kepulangan Haji, Tim Kesehatan Disiagakan

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mematangkan persiapan kepulangan jamaah haji tahun 2026 dengan menyiapkan pengamanan, tim kesehatan, hingga penyederhanaan prosesi penyambutan. Langkah tersebut dilakukan agar jamaah dapat tiba dan bertemu keluarga dengan lebih aman, nyaman, dan cepat setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar mengatakan kloter pertama jamaah haji Bengkulu dijadwalkan tiba pada 5 Juni 2026 dini hari setelah transit di Padang.
Menurut Khairil, jamaah diperkirakan mendarat di Bandara Padang pada 4 Juni pukul 23.10 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu sekitar pukul 02.30 WIB.
“Insya Allah sekitar pukul 04.10 jamaah kloter pertama Bengkulu sudah tiba,” ujar Khairil, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan kondisi kesehatan jamaah menjadi perhatian utama pemerintah mengingat perjalanan dari Arab Saudi menuju Bengkulu berlangsung cukup panjang dan melelahkan. Karena itu, tim kesehatan telah disiagakan sejak awal untuk mengantisipasi jamaah yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan setibanya di Bengkulu.
“Kita sudah siapkan tim kesehatan karena perjalanan jamaah cukup panjang. Bisa saja ada jamaah yang kurang istirahat atau mengalami kelelahan,” katanya.
Selain pelayanan kesehatan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan Asrama Haji Bengkulu. Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan penjemput dari keluarga jamaah.
Khairil mengakui proses penjemputan menjadi salah satu titik krusial karena banyak keluarga datang secara bersamaan. Namun, koordinasi dengan aparat keamanan telah dilakukan agar proses kepulangan berjalan tertib.
“Kemarin kita sudah siapkan pengaturan kendaraan dan lalu lintas supaya tidak semrawut,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga memutuskan memangkas prosesi seremoni penyambutan jamaah. Jika sebelumnya proses penyerahan jamaah berlangsung cukup panjang, tahun ini penyambutan dibuat lebih singkat agar jamaah bisa segera bertemu keluarga.
“Seremonial hanya sebentar saja. Setelah itu langsung diserahkan kepada keluarga,” ungkap Khairil.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan kepulangan jamaah haji, termasuk jajaran Polda Bengkulu, Korem 041/Garuda Emas, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh jamaah haji dapat kembali ke daerah dalam kondisi sehat dan proses kepulangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.






