Pemprov Bengkulu Batalkan Rencana Pinjaman Rp2 Triliun, Pilih Skema Multiyears?
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, Senin (8/9/25),(foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Pemprov Bengkulu Batalkan Rencana Pinjaman Rp2 Triliun, Pilih Skema Multiyears?

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu membatalkan rencana pengajuan pinjaman daerah senilai Rp2 triliun ke Bank Jawa Barat (BJB). Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan respons masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, Senin (8/9/25), mengatakan rencana pinjaman tersebut awalnya digagas untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Namun setelah dikaji ulang, Pemprov menilai ada opsi lain yang lebih tepat.

“Kita pertimbangkan tidak melanjutkan, karena ada opsi lebih baik. Awalnya agar pembangunan lebih adil dan cepat, tapi setelah melihat respons masyarakat, kita mencari opsi lain, misalnya obligasi. Tapi saat ini kondisi masyarakat juga sedang sulit,” ujar Helmi.

Sebagai pengganti, Pemprov Bengkulu akan menggunakan pola pembangunan multiyears (tahun jamak). Skema ini dinilai lebih realistis untuk tetap mendorong percepatan pembangunan tanpa membebani fiskal daerah secara berlebihan.

Sebelumnya, rencana pinjaman Rp2 triliun sempat disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Pinjaman itu direncanakan untuk pembangunan jalan, jembatan, kesehatan, pendidikan, hingga pengadaan ambulans gratis. Namun, kini Pemprov resmi mengalihkan arah kebijakan.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *