Bengkulu – Penataan ruang publik kembali menjadi fokus Pemerintah Kota Bengkulu sebagai bagian dari upaya memperbaiki wajah kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. Kawasan Jalan Salak Raya, Pasar Panorama, yang sebelumnya kerap dipenuhi aktivitas pedagang di bahu jalan, mulai menunjukkan perubahan setelah dilakukan penertiban dan peninjauan langsung oleh pimpinan daerah.
Pada Sabtu (24/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi turun langsung melihat kondisi terkini kawasan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan hasil penertiban berjalan sesuai tujuan serta tidak menimbulkan persoalan baru bagi aktivitas masyarakat.
Dalam sidak itu, Dedy didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman, Kalaksa BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu Alex Periansyah. Kehadiran jajaran teknis di lapangan dimaksudkan agar langkah lanjutan dapat segera diambil tanpa menunggu waktu lama.
Meski dilakukan di akhir pekan dan tengah malam, Dedy menegaskan peninjauan tetap dilakukan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan kota. “Malam ini, jam 12 malam, kita berada di kawasan Jalan Salak Raya. Alhamdulillah, kondisi sekarang sudah bersih dan rapi. Saya berterima kasih kepada para pejabat Pemkot yang berkomitmen memperindah kota. Meski ini hari Sabtu, kita tidak pakai libur, semua tetap bekerja demi memastikan kota ini bersih,” ujar Dedy di sela peninjauan baru-baru ini.
Ia menekankan bahwa penertiban tidak berhenti pada pemindahan pedagang semata. Pemerintah, kata Dedy, langsung menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan infrastruktur agar fungsi jalan dan fasilitas umum kembali optimal.
Dinas PUPR Kota Bengkulu telah diminta segera melakukan pengaspalan serta penataan trotoar di kawasan tersebut. Sementara itu, pedagang yang sebelumnya berjualan di bahu jalan telah disiapkan lokasi baru di dalam area pasar agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih tertib. “Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan, Pak Kadis PUPR akan segera melakukan pengaspalan di kawasan ini, termasuk pembangunan trotoar. Untuk para pedagang yang sebelumnya berjualan di bahu jalan, Pak Kadis Perindag sudah menyiapkan lokasi di bagian dalam pasar agar mereka tetap bisa berjualan dengan lebih layak dan tertib,” tambahnya.
Penjelasan teknis turut disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman. Ia menyebutkan, selain penataan visual, perhatian utama diarahkan pada pemulihan fungsi drainase yang selama ini terganggu. “Kami akan mengembalikan fungsi drainase di kawasan Jalan Salak ini. Sebelumnya, drainase di sini sempat ditutup oleh warga, sehingga alirannya terganggu. Nanti akan kita buka kembali dan buat permanen, lalu di sebelahnya kita bangun trotoar. Lebar jalan juga akan kita samakan dengan aspal yang baru agar lebih luas dan nyaman,” jelas Noprisman di hadapan Walikota.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkot Bengkulu ini diharapkan mampu mengubah citra Pasar Panorama yang selama ini identik dengan kemacetan dan kesemrawutan, menjadi kawasan yang lebih tertata, bersih, dan ramah bagi seluruh warga kota.





