PUPR Bengkulu Keruk Sedimentasi Lumpur Drainase, Antisipasi Banjir Saat Hujan Tinggi
Pemerintah Kota Bengkulu kembali melakukan pengerukan sedimentasi lumpur pada saluran drainase di kawasan Jalan Rinjani, Rabu (13/5/26)(dok:pemkotbkl)

Pemkot Bengkulu Intensifkan ‘Cuci Siring’ di Jalan Mawar, Antisipasi Banjir Saat Hujan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluPemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kembali menggencarkan normalisasi drainase guna menekan risiko genangan dan banjir di tengah tingginya intensitas hujan. Kali ini, penanganan difokuskan di Jalan Mawar, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut.

Melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA), personel diterjunkan melakukan pembersihan saluran air atau yang dikenal warga dengan istilah “cuci siring” untuk memulihkan fungsi drainase yang mengalami penyempitan.

Kondisi saluran di kawasan tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami pendangkalan akibat endapan tanah, lumpur tebal, serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Bengkulu, Agus Suhendra Wijaya, mengatakan pengerjaan di lapangan difokuskan pada pengangkatan material sedimentasi yang selama ini menjadi penyebab tersendatnya aliran drainase.

“Petugas di lapangan menyisir sepanjang saluran Jalan Mawar untuk mengangkut tumpukan sedimentasi dan lumpur yang mengeras di dasar drainase. Sumbatan-sumbatan inilah yang selama ini mengunci laju aliran air,” ujar Agus saat meninjau lokasi, Senin (18/5).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi dan tindakan preventif untuk mengurangi potensi luapan air ke badan jalan maupun permukiman warga saat hujan deras mengguyur Kota Bengkulu.

Pemkot menilai upaya pemeliharaan drainase tidak akan efektif tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, selain melakukan pembersihan, petugas juga mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Mari tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar kita. Infrastruktur yang sudah dibangun dan dibersihkan ini harus dijaga bersama. Mohon aktif menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Agus.

Normalisasi di Jalan Mawar merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala infrastruktur drainase yang dilakukan Pemkot Bengkulu di sejumlah titik rawan genangan.

Sebelumnya, Dinas PUPR juga melakukan pengerukan sedimentasi dan pembersihan drainase di kawasan Jalan Rinjani, perbatasan Kelurahan Tanah Patah dan Kebun Tebeng, yang kerap terdampak genangan saat hujan lebat.

Dalam penanganan sebelumnya, petugas membersihkan lumpur, sampah, hingga vegetasi liar yang menyebabkan perlambatan aliran air.

Pemerintah Kota Bengkulu memastikan respons cepat terhadap persoalan saluran air akan terus dilakukan secara bertahap guna menjaga keamanan, kesehatan, dan kenyamanan mobilitas masyarakat selama musim hujan.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *