One Way Pasar Minggu Kembali Disosialisasikan, Dishub Turunkan Petugas ke Jalan
Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada para pengendara di Pasar Minggu, Senin (23/2/26)(foto:anto)

One Way Pasar Minggu Kembali Disosialisasikan, Dishub Turunkan Petugas ke Jalan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluOne Way Pasar Minggu masih belum sepenuhnya dipahami masyarakat, sehingga Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada para pengendara. Upaya ini menyasar pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan Pasar Minggu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, menjelaskan bahwa sosialisasi One Way Pasar Minggu telah berlangsung selama satu bulan terakhir. Petugas disiagakan setiap hari untuk memberikan pemahaman langsung kepada pengendara terkait jalur satu arah yang telah diberlakukan.

“Hari ini ada 10 petugas yang bertugas memberikan pemberitahuan dan sosialisasi ke pengendara, khususnya pengendara yang dari Jalan KZ Abidin I,” ujar Toni.

Ia menerangkan, pengendara yang memarkirkan kendaraan di Jalan KZ Abidin I diarahkan keluar melalui jalur samping Mega Mall. Untuk mendukung penerapan One Way Pasar Minggu, Dishub juga telah memasang tujuh rambu lalu lintas di titik-titik strategis kawasan Pasar Minggu.

Menurut Toni, seluruh petugas yang terlibat telah dibekali surat keputusan tugas selama satu bulan hingga akhir Maret 2026. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pengendara terhadap skema satu arah yang diterapkan.

“Petugas yang melakukan sosialisasi sudah saya SK kan selama 1 bulan sampai akhir Maret nanti. Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini pengendara susah mengerti penerapan One Way ini,” katanya.

Selain menurunkan personel Dishub, pihaknya juga menggandeng juru parkir di sepanjang Jalan KZ Abidin I. Para jukir dilibatkan untuk membantu mengarahkan pengendara agar mengikuti jalur keluar yang telah ditentukan melalui samping Mega Mall.

Sebelumnya, One Way Pasar Minggu telah dimatangkan melalui kegiatan pemantapan oleh Pemerintah Kota Bengkulu pada Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan Dishub sebagai lanjutan dari simulasi pengaturan lalu lintas yang telah dilakukan sebelumnya, dengan tujuan memastikan skema satu arah berjalan optimal.

Pemantapan diawali dengan apel gabungan di depan Mega Mall Bengkulu yang dipimpin Staf Ahli Wali Kota Bengkulu Eddy Apriyanto. Apel tersebut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kominfo, Satpol PP, serta petugas Dishub.

Dalam arahannya, Eddy Apriyanto menegaskan bahwa pemantapan dilakukan untuk menyempurnakan simulasi yang telah berjalan. “Hari ini kita melakukan persiapan One Way. Memang sebelumnya sudah dilakukan simulasinya tapi masih ada yang perlu kita sempurnakan. Ada beberapa titik yang perlu kita benahix seperti ada pohon-pohon yang perlu kita pangkas. Nanti itu LH yang melaksanakannya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Toni Hastri Putra menyebutkan bahwa Dishub menurunkan 10 personel dalam kegiatan tersebut, sekaligus membantu Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemangkasan pohon yang dinilai mengganggu arus lalu lintas. Ia juga menjelaskan teknis jalur satu arah yang telah diterapkan, termasuk pengaturan kendaraan dari arah Kanwil Kemenag dan Khatulistiwa.

Dengan sosialisasi berkelanjutan, pemasangan rambu, serta keterlibatan petugas dan juru parkir, Pemerintah Kota Bengkulu berharap One Way Pasar Minggu dapat dipahami masyarakat dan mampu menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan lancar di kawasan Pasar Minggu.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *