Bengkulu – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu melalui pertemuan yang digelar di Mapolda Bengkulu, Jumat (12/6). Kolaborasi tersebut difokuskan pada upaya menjaga ruang informasi yang sehat, mencegah penyebaran hoaks, serta mendukung terciptanya kondisi masyarakat yang kondusif.
Kunjungan silaturahmi KPID Bengkulu dipimpin langsung Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, dan diterima Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto bersama jajaran. Pertemuan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyamakan pandangan terkait tantangan informasi di era digital.
Dalam kesempatan itu, Tedi Cahyono menegaskan media penyiaran memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah. Karena itu, menurutnya, komunikasi yang baik antar lembaga harus terus dibangun.
“KPID Bengkulu memandang penting membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polda Bengkulu. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, menyejukkan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Tedi.
Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru, terutama terkait maraknya hoaks, disinformasi, dan berbagai konten yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan banyak pihak untuk mengatasinya.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar tidak hanya menimbulkan kesalahpahaman, tetapi juga dapat berdampak pada keamanan dan stabilitas daerah. Karena itu, kerja sama antara regulator penyiaran, media, dan aparat penegak hukum menjadi semakin penting.
“Penyebaran hoaks tidak hanya menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, tetapi juga dapat berdampak pada keamanan dan stabilitas daerah. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara KPID, media penyiaran, dan kepolisian,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto menyambut positif inisiatif KPID Bengkulu dalam memperkuat komunikasi lintas lembaga. Ia menilai media memiliki posisi strategis dalam membentuk opini publik sekaligus menjaga suasana yang aman dan damai di masyarakat.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Komunikasi dan koordinasi yang baik antar lembaga merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan menyejukkan kepada masyarakat,” ujar Yudhi.
Selain membahas perkembangan dunia penyiaran, kedua lembaga juga bertukar pandangan mengenai pentingnya peningkatan literasi media masyarakat sebagai salah satu langkah menghadapi tantangan informasi di era digital.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas kerja sama antara KPID Bengkulu dan Polda Bengkulu. Sinergi itu diharapkan mampu mendukung terciptanya ruang informasi yang sehat, edukatif, dan kondusif bagi masyarakat Bengkulu.







