Bengkulu – Kota Bengkulu Terang Benderang menjadi prioritas Pemerintah Kota Bengkulu pada 2026 dengan percepatan perbaikan dan penambahan penerangan jalan umum guna meningkatkan keamanan serta mempercantik wajah kota pada malam hari.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), program Kota Bengkulu Terang Benderang difokuskan pada pemeliharaan menyeluruh infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama lampu LED yang telah melewati masa garansi rata-rata lima tahun dan mulai mengalami penurunan kualitas cahaya.
Pelaksana Tugas Kepala Dishub Kota Bengkulu Toni Hastri Putra mengatakan penggantian tidak hanya dilakukan pada lampu yang mati, tetapi juga unit yang cahayanya mulai redup atau menguning. “Kami tidak hanya mengganti lampu yang mati, tetapi juga memastikan unit yang cahayanya sudah tidak optimal diganti dengan unit baru agar pencahayaan jalan kembali maksimal,” tegas Toni, Rabu (4/3/26).
Selain pembaruan lampu, Dishub melakukan pengecatan ulang tiang-tiang PJU di sejumlah titik strategis sebagai bagian dari penataan estetika kota. Jalan Kapuas dan Jalan Flamboyan di kawasan Skip menjadi prioritas karena tingginya aktivitas masyarakat di jalur tersebut.
Pengecatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi agar infrastruktur publik tampil lebih rapi, bersih, dan enak dipandang. Upaya tersebut diharapkan memperkuat identitas Kota Bengkulu Terang Benderang tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga tampilan visual.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bengkulu mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar pada 2026 guna pemasangan 1.095 unit PJU baru yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Komitmen penerangan jalan sebenarnya telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Dalam Perubahan APBD 2025, Wali Kota Dedy Wahyudi melakukan pergeseran anggaran dengan menambah alokasi Rp1,2 miliar untuk Dishub demi pemasangan lampu jalan di sejumlah titik.
“Ini komitmen kita untuk memastikan visi dan misi pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Dedy.
“Insya Allah, kita akan buat kota ini terang benderang. Mohon doanya,” tambahnya.
Pada 2025, Pemkot menargetkan pemasangan 1.250 unit PJU, termasuk 226 unit berdaya 220 watt di kawasan wisata Pantai Panjang. Lampu tersebut dipasang di persimpangan, jalan utama, hingga permukiman di sembilan kecamatan secara bertahap.
Dengan percepatan dan tambahan pemasangan pada 2026, Kota Bengkulu Terang Benderang diharapkan mampu menekan potensi kriminalitas serta risiko kecelakaan lalu lintas, sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga dan pendatang.






Kabar yang sangat menggembirakan untuk kemajuan infrastruktur di Bengkulu, semoga pemasangan 1.095 PJU ini benar-benar merata sampai ke wilayah pinggiran. Bicara soal administrasi publik yang efisien seperti ini, saya sedang membantu rekan yang ingin mengurus izin usaha serupa di luar negeri, apakah ada yang tahu atau punya pengalaman menggunakan layanan https://e-residence.com/nl/nie-spain-online/ untuk pengurusan nomor identitas NIE secara daring? Saya ingin membandingkan kemudahan sistem digital kita dengan prosedur di sana agar proses investasi ke depannya lebih lancar.