Kapolresta Bengkulu Pimpin Tanam Jagung Serentak, Perkuat Arah Swasembada Pangan 2026

Bengkulu – Upaya mendukung swasembada pangan 2026 mulai digencarkan di Bengkulu melalui penanaman jagung serentak kuartal kedua yang dipimpin Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat di kawasan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Jumat sore (24/4/26).
Program ini tidak hanya menandai penanaman bibit jagung hibrida di lahan seluas sekitar 1 hektare, tetapi juga pembukaan arah pengembangan baru setelah lahan sekitar 5 hektare di kawasan Pulau Baai disiapkan untuk penanaman lanjutan.
Kapolresta Bengkulu bersama jajaran pejabat utama Polresta, unsur pemerintah daerah, perwakilan PT Pelindo Regional II Cabang Bengkulu, kelompok tani dan warga setempat turun langsung dalam kegiatan tersebut. Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung hibrida merek Sumo Sakti sebanyak 7 kilogram.
Momentum ini dinilai menjadi bagian konkret penguatan produksi jagung nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan.
Kapolsek Kampung Melayu AKP Nyarna bersama Plh Kapolsek IPTU Barsan dan personel Polsek Kampung Melayu turut melakukan pengamanan dan monitoring selama kegiatan berlangsung, termasuk pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi agar aktivitas berjalan lancar.
Selain penanaman perdana, pembukaan lahan baru secara simbolis menjadi sorotan dalam agenda tersebut. Langkah itu disebut sebagai sinyal pengembangan serius untuk memperluas areal tanam jagung di wilayah Pulau Baai.
Menurut panitia kegiatan, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dunia usaha, dan kelompok tani menjadi kekuatan utama program ini. “Kolaborasi seperti ini penting untuk mendorong produksi sekaligus kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Di sisi lain, keterlibatan aparat kepolisian dalam program pangan juga menunjukkan dukungan terhadap agenda strategis pemerintah, terutama dalam mempercepat kemandirian pangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB itu berakhir sekitar pukul 16.50 WIB dalam situasi aman dan kondusif tanpa kendala berarti.
Dengan dimulainya penanaman serentak dan rencana perluasan lahan baru, Bengkulu diharapkan ikut mengambil peran dalam menopang target swasembada pangan 2026 yang tengah didorong pemerintah.





