Jembatan Sentra Pertanian Desa Penantian Putus Diterjang Banjir
Jembatan sentra pertanian Air Seranjangan Kecil di Desa Penantian, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, Minggu sore (7/12/2025) (foto: Fraky Yudiansyah/repoeblik.com)

Jembatan Sentra Pertanian Desa Penantian Putus Diterjang Banjir

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Kaur – Bencana alam kembali melanda Kabupaten Kaur. Jembatan sentra pertanian Air Seranjangan Kecil di Desa Penantian, Kecamatan Kelam Tengah, yang menjadi akses vital bagi sedikitnya lima desa—Darat Sawah, Penantian, Siring Agung, Talang Tais, dan Talang Marap, putus total akibat derasnya luapan sungai yang melanda wilayah tersebut, Minggu sore (7/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Jembatan ini merupakan penghubung utama masyarakat Desa Penantian, Pagar Dewa, Talang Marap, Talang Tais, Siring Agung, Darat Sawah, hingga Desa Sukarami. Putusnya akses tersebut melumpuhkan aktivitas ribuan warga, terutama yang bergantung pada hasil pertanian sehari-hari.

Kepala Desa Penantian, Nini Lasuarni, menyampaikan kekhawatiran mendalam atas kondisi yang dialami masyarakatnya. “Jembatan ini adalah satu-satunya akses masyarakat kami untuk beraktivitas sehari-hari ke kebun mereka. Dengan jembatan putus, aktivitas warga menjadi sangat terganggu,” ujar Nini Lasuarni, Senin (8/12/2025).

Pemerintah desa berharap Pemerintah Kabupaten Kaur segera mengambil langkah cepat. Mereka mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaur untuk turun tangan memulihkan akses tersebut, mengingat pentingnya peran jembatan sebagai urat nadi perekonomian lokal.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Kaur masih dalam proses konfirmasi terkait langkah darurat dan rencana pembangunan kembali jembatan tersebut. Kerugian material serta potensi dampak jangka panjang terhadap hasil pertanian warga diperkirakan cukup besar jika penanganan tidak segera dilakukan.

Gambar Gravatar
Penulis berita dan wartawan media digital yang berfokus pada liputan daerah, dinamika lokal, dan informasi terkini dengan pendekatan yang faktual dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *