Alaku

Seluma – Rencana pembangunan akses jalan menuju Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, pada 2027 menjadi kabar yang dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat. Anggota DPRD Seluma, Binanto, S.Pd, memastikan rencana tersebut akan terus dikawal agar tidak berhenti sebatas perencanaan.

Binanto menyebut pembangunan jalan tersebut masih harus melewati sejumlah tahapan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Karena itu, dukungan politik dan pengawalan dinilai tetap diperlukan hingga rencana tersebut benar-benar terealisasi.

“Yang jelas kami mendukung, terkhusus saya warga sana. Kalau nantinya dibangun, pastinya sangat menguntungkan masyarakat karena selama ini masyarakat di Kecamatan Seluma Utara ini terus mengeluh terkait akses,” kata Binanto, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, perbaikan akses jalan akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik dinilai dapat mempermudah mobilitas sekaligus membuka peluang bagi penguatan perekonomian di wilayah Seluma Utara.

Binanto menegaskan dirinya tidak ingin rencana pembangunan berhenti setelah muncul kabar mengenai target pelaksanaan pada 2027. Ia menyatakan akan terus mendorong proses tersebut sampai pembangunan benar-benar berjalan.

“Saya akan terus menggiring sampai pembangunan terealisasi. Walaupun saat ini sudah ada angin segar, masih perlu kita usahakan karena masih ada proses yang dilalui sebelum pembangunan berjalan,” ujarnya.

Alaku

Selain mendukung aktivitas ekonomi warga, jalan menuju Lubuk Resam juga dinilai memiliki nilai strategis bagi pengembangan pariwisata Seluma Utara. Salah satu potensi wisata yang berada di kawasan tersebut adalah pemandian air panas di Desa Lubuk Resam.

Ia menilai persoalan akses selama ini menjadi salah satu kendala yang membuat sejumlah destinasi wisata di Seluma Utara belum ramai dikunjungi wisatawan.

“Bukan hanya perekonomian yang maju, di bidang wisata pun akan maju apabila jalan diperbaiki. Karena saat ini wisata-wisata yang ada di Seluma Utara jarang dikunjungi wisatawan karena terkendala akses,” tuturnya.

Dengan target pembangunan pada 2027, Binanto berharap seluruh tahapan yang diperlukan dapat berjalan sehingga peningkatan akses menuju Lubuk Resam benar-benar terealisasi. Bagi masyarakat, perbaikan jalan tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan mobilitas, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Seluma Utara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan