Helmi Hasan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Lebih dari 50 Persen, Segini Angkanya!
Mantan Wali Kota Bengkulu yang kini menjabat Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memenuhi panggilan penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu (30/7/2025) (Foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Helmi Hasan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Lebih dari 50 Persen, Segini Angkanya!

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluGubernur Bengkulu Helmi Hasan kembali mengguncang perhatian publik dengan pernyataan tegasnya soal efisiensi anggaran. Dalam rapat pembahasan infrastruktur di Kantor Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jumat (18/4/2025), Helmi mengungkap langkah berani Pemprov memangkas anggaran perjalanan dinas secara drastis.

“Perjalanan dinas itu hampir Rp 200 miliar. Banyak banget. Saya potong jadi Rp 30 miliar (85 Persen, red). Bukan 50 persen,” tegas Helmi.

Menurutnya, langkah ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah serius membangun, bukan hanya sekadar formalitas. Salah satu contohnya adalah penghapusan “program potret” senilai Rp 3 miliar, yang menurutnya tak relevan dengan kebutuhan zaman.

“Masa zaman sekarang masih main potret? Itu zaman Raffles. Sekarang zamannya TikTok. Uangnya kita alihkan ke infrastruktur,” ujar Helmi.

Ia menyebut, mayoritas jalan provinsi di Bengkulu rusak karena selama ini tidak menjadi prioritas. Karena itu, fokus pemerintah sekarang adalah pembangunan jalan dan jembatan dengan target ambisius tiga tahun tuntas.

“Saya butuh Rp 2,5 triliun untuk perbaikan jalan. Saat ini baru tersedia Rp 500 miliar. Tahun depan Rp 1 triliun lagi, dan tahun berikutnya Rp 1 triliun lagi. Tiga tahun selesai,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya tanggung jawab pejabat terhadap masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan untuk gaya-gayaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan niat baik.

“Sebelum ambil keputusan, lihat wajah istri dan anak. Jangan buat kebijakan yang nyusahin rakyat, karena saya juga nggak mau disusahkan. Kita cari orang-orang yang mau kerja, bukan cuma duduk,” tegasnya.

Helmi Hasan menutup arahannya dengan pesan perubahan, “Pemerintah Provinsi hari ini berubah. Siapa yang mau ikut, ayo berubah. Yang nggak mau, ya silakan. Tinggal kita pilih mau dipindah ke mana.”

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *