8 Mar 2026 19:05 - 3 menit membaca

Harga Kuliner Pantai Panjang Dibatasi, Pemkot Bengkulu Pasang HET Jelang Lebaran

Bagikan

Bengkulu – Harga kuliner Pantai Panjang menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu menjelang lonjakan kunjungan wisatawan saat Idulfitri. Untuk mencegah praktik harga tidak wajar dari pedagang, pemerintah akan memasang papan pengumuman berisi Harga Eceran Tertinggi (HET) di kawasan wisata tersebut.

Langkah pengaturan harga kuliner Pantai Panjang ini dilakukan sebagai upaya menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus memastikan wisatawan tidak terbebani biaya berlebihan ketika berlibur di salah satu destinasi andalan Kota Bengkulu itu.

Kawasan Pantai Panjang diperkirakan akan dipadati wisatawan selama libur Lebaran, terutama karena kondisi pantai yang kini semakin tertata rapi dan bersih. Namun, potensi munculnya pedagang yang mematok harga tinggi tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Beberapa praktik yang dikhawatirkan antara lain penjualan kelapa muda dengan harga mencapai Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per buah, atau es teh yang dijual Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per gelas kepada wisatawan.

Alaku

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pedagang tidak diperbolehkan menjual makanan dan minuman melebihi harga yang telah disepakati pemerintah.

“Jangan menjual harga di luar ketentuan, karena kemungkinan besar jumlah wisata akan meningkat tajam saat lebaran di Pantai Panjang, oleh karena itu tidak boleh menjual dari harga yang ditentukan, nanti ada HET, harga eceran tertinggi. Kita akan pasang HET di sana (pantai),” jelas Dedy, Minggu (8/3/26) usai menghadiri pelantikan Komisaris Non Independen Bank Bengkulu.

Sebelumnya, pemerintah telah menyampaikan standar harga yang akan diterapkan di kawasan wisata tersebut. Kelapa muda murni disepakati dijual Rp10 ribu per buah, sedangkan kelapa muda yang ditambah gula dan es dipatok Rp15 ribu.

Selain harga kuliner Pantai Panjang, pemerintah juga mengingatkan juru parkir agar tidak menetapkan tarif parkir secara sembarangan di area wisata.

Upaya penataan kawasan wisata ini merupakan bagian dari langkah besar Pemerintah Kota Bengkulu yang dipimpin Wali Kota Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing untuk membenahi Pantai Panjang secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *