“Anak-anak dari Desa Teladas ini tadi tak terima. Besoknya, saat ada kendaraan (mobil pikap) yang mengangkut pelajar ingin pulang ke Desa Pangkalan, mereka dicegat siang itu,” ungkap Herwan.
Namun, Herwan menegaskan bahwa korban yang menjadi sasaran pemukulan di dalam pikap tersebut sebenarnya tidak terlibat dalam perkara perkelahian antara remaja dari kedua desa yang terjadi sehari sebelumnya.
“Tapi ya, mereka (pelaku) salah sasaran, intinya mereka (pelaku) menginginkan untuk memukuli pelajar yang berasal dari Desa Pangkalan, itu yang mereka pikirkan,” lanjutnya.
Penulis : Affif Dwi As’ari
Editor : Affif Dwi As’ari





