Musi Rawas – Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, memimpin langsung Apel Pemberian Piagam Penghargaan kepada sejumlah personel Polres Mura yang berprestasi. Apel digelar di halaman Mapolres Mura, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, pada Selasa (15/7/2025).
Apel penghargaan ini juga dihadiri Wakapolres Kompol Hendri SH, para pejabat utama (PJU) Polres Mura, Kapolsek jajaran, serta empat perwakilan personel penerima penghargaan.
Dalam amanatnya, AKBP Agung menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk simbolis, namun merupakan wujud apresiasi dan pengakuan institusi terhadap dedikasi, disiplin, dan integritas para personel.
“Ditengah berbagai tantangan dan dinamika tugas, saudara tetap mampu menjaga semangat dan menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujar Kapolres.
Penerima penghargaan di antaranya adalah:
- Aipda Arie Ramadhani, yang meraih Juara II Kumite Perorangan 80 kg Putra (U-30+) dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2025, bagian dari Pekan Olahraga Polri memperingati Hari Bhayangkara ke-79 di Gor Laga Tangkas Pakansari, Bogor.
- Briptu Aldrian Izha, yang mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas tinggi sebagai tenaga kesehatan Haji Indonesia, melayani jemaah haji kloter embarkasi Palembang 1445 H/2025 M.
- Bripda Alvian Masa’iz, yang menyabet medali emas kumite beregu senior putra dan medali perak kumite -75 kg senior putra dalam Kejuaraan Karate Piala Ketua DPRD Provinsi Sumsel Zona Sumatera 2025 di Gor Dempo Jakabaring Sport City (JSC).
- Bripda Harun Firmansyah, yang sukses meraih medali emas dan dinobatkan sebagai pesilat terbaik dalam Kejuaraan Pencak Silat IPSI CUP ke-II Sumatera Selatan 2025.
Kapolres Mura menambahkan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi, tidak hanya bagi yang menerima, tetapi juga seluruh personel lainnya.
“Tidak ada keberhasilan yang datang secara instan. Semua butuh proses, konsistensi, dan komitmen yang kuat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan profesionalisme dalam bertugas.
“Penghargaan dan kepercayaan yang kita peroleh harus dijaga dengan baik, karena jauh lebih sulit mempertahankan kepercayaan daripada mendapatkannya,” ujarnya.
Di akhir amanat, AKBP Agung mengajak seluruh personel untuk terus bekerja dengan hati, menjaga kekompakan, serta menjadi insan Bhayangkara yang semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat.





