DPUPR Kota Bengkulu Gelontorkan Rp43 Miliar, Rehabilitasi Jalan Difokuskan Tingkatkan Konektivitas

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk mempercepat rehabilitasi dan peningkatan jalan di berbagai wilayah. Dana tersebut akan digunakan dalam proyek Paket 1, Paket 2, dan Paket 3 yang menjadi prioritas peningkatan infrastruktur kota.
Alokasi anggaran itu difokuskan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, memperlancar mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga melalui kondisi jalan yang lebih baik.
Subkoordinator Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Kota Bengkulu, Yosep Akmal, mengatakan seluruh tahapan perencanaan proyek telah dipersiapkan. Pihaknya kini bersiap memasuki pelaksanaan pekerjaan dengan pengawasan ketat agar target mutu dan waktu penyelesaian dapat tercapai.
“Kami di Bidang Bina Marga telah menganggarkan dana sebesar Rp43 miliar yang dialokasikan khusus untuk paket 1, 2 dan 3, rehabilitasi serta peningkatan jalan,” kata Yosep, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan fisik akan diawasi agar memiliki kualitas konstruksi yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Fokus utama kami adalah memastikan akses mobilitas warga Kota Bengkulu menjadi lebih aman dan nyaman. Kami akan mengawal ketat proyek ini agar seluruh pengerjaan fisik di lapangan memiliki daya tahan jangka panjang dan selesai sesuai target yang ditetapkan,” ujarnya.
Paket pekerjaan tersebut meliputi pemeliharaan berkala ruas jalan, penambalan lubang (patching), pengaspalan ulang (overlay), hingga pelebaran jalan di sejumlah ruas dengan tingkat aktivitas lalu lintas yang tinggi.
Di sisi lain, DPUPR Kota Bengkulu mengimbau masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta memahami apabila terjadi gangguan arus lalu lintas di beberapa titik akibat aktivitas konstruksi.
Melalui realisasi anggaran sebesar Rp43 miliar tersebut, Pemkot Bengkulu berharap kualitas infrastruktur jalan semakin representatif, risiko kecelakaan akibat jalan rusak dapat ditekan, serta aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi di berbagai kawasan kota menjadi lebih lancar.






