Bengkulu – Kawasan S Parman bakal disulap menjadi Malioboronya Kota Bengkulu. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memastikan rencana besar ini mendapat dukungan penuh dari PLN pusat melalui bantuan CSR berupa peralatan masak listrik untuk para pelaku UMKM, Senin (23/9/25).
Bantuan CSR ini merupakan hasil audiensi Pemerintah Kota Bengkulu dengan UP3 PLN Bengkulu. Walikota Dedy menjelaskan, kawasan S Parman akan ditata agar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus ikon baru Kota Bengkulu yang menarik minat wisatawan dan menjadi tempat nongkrong favorit generasi muda.
Plt Kadis Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Garda Reputra menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan langkah strategis agar para pelaku UMKM dapat berperan aktif. Saat ini, proses inventarisasi UMKM yang memenuhi kriteria sedang dilakukan, mulai dari kelengkapan izin, kekhasan produk, hingga penerapan sistem pembayaran modern seperti QRIS.
“Untuk konsep awal UMKM yang terlibat nantinya yaitu UMKM yang berjualan secara mobile atau tidak permanen, bisa menggunakan kendaraan roda tiga maupun mobil modifikasi,” jelas Garda.
Walikota Dedy menambahkan, trotoar di sepanjang Jalan S Parman akan ditata ulang. Pohon-pohon yang sudah ditebang akan diganti dengan lampu hias agar kawasan terlihat indah di malam hari. “Kita ingin trotoar yang bagus, lampu taman, dan lampu hias supaya wajah kota terlihat maju. Ini akan jadi pusat kegiatan ekonomi dan tempat kumpul anak-anak muda,” ujar Dedy.
Dengan rencana besar ini, Belungguk Point sebagai pusat aktivitas UMKM dan kreasi masyarakat di kawasan S Parman diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menghadirkan suasana kota yang lebih modern dan hidup.





