Alaku

Bengkulu Jadi Pusat Pertemuan Dokter Anak Nasional Awal Februari 2026

Bengkulu Jadi Pusat Pertemuan Dokter Anak Nasional Awal Februari 2026

Bengkulu – Ratusan dokter anak dari berbagai daerah di Indonesia akan berkumpul di Bengkulu dalam agenda nasional SINAS dan Workshop IDI Bengkulu 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 Februari 2026, dengan fokus pada penguatan penanganan kegawatdaruratan anak secara kolaboratif.

Forum berskala nasional ini mengangkat tema “Saving Children Lives, Collaborative Emergency Management in Pediatric” dan diproyeksikan diikuti sekitar 500 peserta. Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan kompetensi medis sekaligus penguatan jejaring profesional dokter anak.

Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari penyediaan fasilitas hingga rangkaian agenda pendukung yang dirancang untuk memberi kenyamanan sekaligus pengalaman berkesan bagi para peserta.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah daerah menyiapkan jamuan Welcome Dinner resmi yang akan digelar di Balaikota Merah Putih pada Jumat malam. Selain itu, peserta juga akan mengikuti City Tour untuk mengenal sejarah serta kekayaan budaya lokal Bengkulu.

Rangkaian acara turut diisi kegiatan sosial dan lingkungan, salah satunya program “Pagi Bugar, Pantai Panjang Bersinar” yang mengajak peserta berkontribusi menjaga kebersihan kawasan wisata unggulan daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Selain menjadi wadah peningkatan kompetensi dokter anak, acara ini adalah momentum emas untuk memperkenalkan potensi Kota Bengkulu. Kami pastikan para peserta mendapatkan fasilitas terbaik selama berada di sini,” ujar Dedy, Kamis (5/2/2026).

Selain simposium nasional dan workshop medis, kegiatan ini juga mencakup penguatan aspek kepemimpinan melalui Leadership in Learning Health System Course. Di sisi lain, pengabdian kepada masyarakat diwujudkan melalui bakti sosial bertajuk “Detak dan Darah Anak Bengkulu, Konsultasi Pakar”.

Ketua IDAI Cabang Bengkulu, dr. Jumnalis, Sp.A, menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah agar hasil kegiatan ilmiah tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam peningkatan mutu layanan kesehatan anak di Bengkulu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan