Alaku

Pemkot Bengkulu Siapkan Pasar Subuh Jalan Kedondong, Pedagang Dilarang Kuasai Bahu Jalan

Pemkot Bengkulu Siapkan Pasar Subuh Jalan Kedondong, Pedagang Dilarang Kuasai Bahu Jalan

Bengkulu – Penataan besar-besaran kawasan Jalan Kedondong sebagai Pasar Subuh tengah dimatangkan Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengakhiri persoalan ketertiban, kemacetan, dan kebersihan yang selama ini muncul di jalur tersebut, Senin 9 Februari 2026.

Langkah itu disiapkan sebagai solusi jangka panjang agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan raya dan kepentingan publik lainnya. Pemkot menargetkan kawasan pasar dapat beroperasi lebih tertib, aman, dan higienis.

Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu, Sehmi Alnur, menyampaikan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian telah menuntaskan proses pendataan pedagang sekaligus pemetaan titik lapak yang akan digunakan dalam skema Pasar Subuh baru.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh untuk menghentikan praktik berjualan di bahu jalan yang selama ini menjadi pemicu kemacetan dan rawan kecelakaan. Seluruh pedagang akan diarahkan ke area yang telah ditetapkan.

Mengingat aktivitas pasar berlangsung dari pukul 17.00 WIB hingga 06.00 WIB, Pemkot memberi perhatian khusus pada aspek infrastruktur pendukung. Sejumlah titik lampu direncanakan ditambah di sepanjang kawasan pasar untuk menjamin keamanan transaksi pada malam hingga dini hari.

Selain pencahayaan, penyediaan fasilitas air bersih juga disiapkan guna menjaga kebersihan lingkungan pasar. Pengaturan jalur khusus bagi gerobak pedagang turut dirancang agar distribusi barang tidak menghambat arus lalu lintas utama.

Menurut Sehmi, penataan Pasar Subuh Jalan Kedondong tidak semata-mata memindahkan pedagang, melainkan memastikan kawasan tersebut memenuhi standar pelayanan umum. Ia menekankan pentingnya menjaga fungsi jalan sebagai jalur darurat.

“Jika terjadi bencana seperti kebakaran atau gempa bumi, jalur evakuasi harus jelas dan bisa dilalui. Tempat umum wajib memenuhi standar keselamatan bagi masyarakat,” tegas Sehmi.

Di sisi lain, Badan Pendapatan Daerah mulai berkoordinasi untuk menyiapkan titik parkir resmi di tepi jalan umum. Langkah ini diproyeksikan mendukung ekosistem Pasar Subuh yang baru tanpa mengorbankan ketertiban lalu lintas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan