Lubuk Linggau – Seorang ayah berinisial CS angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dialami anaknya di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/8/25) saat jam istirahat sekolah.
“Saya meminta agar terlapor berinisial A segera diproses secara hukum. Sudah 15 hari sejak laporan kami masuk ke Polres Lubuk Linggau, tapi belum ada kejelasan,” tegas CS kepada wartawan, Minggu (14/9/25).
Menurut penuturan CS, peristiwa berawal ketika anaknya dilempar batu oleh teman sebaya hingga mengenai kaki. Saat hendak membalas, anak pelaku justru melapor kepada A. Tak berselang lama, A disebut melakukan tindakan kekerasan.
“Anak saya dicekik, kepalanya dibenturkan ke kaca jendela kelas, dan diancam secara verbal. Padahal anak saya tidak pernah mengganggu anaknya. Akibat kejadian ini, anak saya mengalami luka lecet di kening dan trauma untuk kembali ke sekolah,” jelasnya.
Pihak keluarga telah melakukan visum di RS Siti Aisyah dan melaporkan kasus ini ke Polres Lubuk Linggau. “Kami hanya menuntut keadilan sesuai hukum yang berlaku,” tambah CS.
Sementara itu, Lurah setempat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku sudah mengetahui kabar tersebut dari Ketua RT.
“Saya pikir permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun saya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan dugaan penganiayaan tersebut.





