Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat merespons hambatan operasional di Tempat Pembuangan Akhir TPA Air Sebakul dengan menurunkan tim lintas organisasi perangkat daerah untuk memastikan aktivitas pengelolaan sampah kembali berjalan normal. Fokus utama saat ini diarahkan pada pemulihan akses jalan yang sempat mengganggu mobilitas armada pengangkut sampah.
Melalui kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta sejumlah OPD terkait, perbaikan dilakukan pada jalur menuju area pembuangan di bagian dalam TPA. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini diperkeras menggunakan material base guna meningkatkan daya dukung dan keamanan kendaraan operasional.
Selain pengerasan jalan, tim gabungan juga menyingkirkan tumpukan sampah yang sempat menutup akses utama. Langkah ini dilakukan agar arus keluar masuk truk pengangkut sampah kembali lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang di kawasan TPA.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Afriyenita, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk perluasan lahan TPA sebagai bagian dari solusi jangka menengah pengelolaan sampah.
“Segala upaya telah dilakukan pemerintah untuk memastikan mobilitas jalan TPA berjalan lancar, dan ini menjadi prioritas kami,” ujar Afriyenita, Kamis (29/1/26).
Seiring dengan proses perbaikan yang berlangsung, pemerintah kota mengimbau seluruh pihak, khususnya para sopir angkutan sampah, agar turut menjaga ketertiban. Para sopir diminta tidak membuang sampah di sepanjang akses jalan menuju TPA dan langsung mengarahkannya ke lokasi pembuangan yang telah disediakan di bagian dalam area.
Ketertiban tersebut dinilai sangat penting agar proses perbaikan infrastruktur tidak terhambat dan sistem pengelolaan sampah di Kota Bengkulu dapat berjalan efektif serta berkelanjutan.





