Ini Urutan Tahlil Singkat Lengkap dengan Doa Penutup dan Artinya
Bengkulu – Tahlilan menjadi tradisi yang mengakar di tengah masyarakat Muslim Indonesia sebagai bentuk doa bersama untuk mereka yang telah wafat. Amalan ini berisi rangkaian zikir, bacaan Al-Qur’an, serta doa yang dipanjatkan dengan harapan pahala dan rahmat Allah SWT tercurah kepada almarhum maupun almarhumah.
Secara bahasa, tahlil merujuk pada bacaan kalimat lā ilāha illallāh yang berarti tiada tuhan selain Allah SWT. Dalam perkembangannya, praktik ini tidak hanya berisi bacaan tahlil, tetapi juga disertai ayat-ayat Al-Qur’an, istighfar, shalawat, hingga doa penutup. Penjelasan mengenai tradisi ini salah satunya dimuat dalam buku Tradisi Nahdlatul Ulama dalam Perspektif Hukum Islam karya Mahda Reza Kurniawan.
Dirangkum dari detik, tahlilan kerap digelar menjelang Ramadan atau pada waktu-waktu tertentu sebagai sarana mengirim doa bagi keluarga yang telah meninggal dunia. Berikut susunan tahlil singkat yang umum diamalkan, lengkap dengan doa penutupnya.
Rangkaian tahlil diawali dengan pengantar Al-Fatihah yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, para nabi dan rasul, wali, ulama, hingga kaum Muslimin dan Muslimat yang telah wafat. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah.




