Walikota Bengkulu Dorong Tiap Kelurahan Punya Bank Sampah, Warga Bisa Hasilkan Uang dari Limbah Rumah Tangga
Bengkulu – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Pj Sekda Tony Elfian, Asisten I Eko Agusrianto, dan Kadis Lingkungan Hidup Riduan, menggelar dialog bersama konsumen Bank Sampah sekaligus memperkenalkan tata kelola sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Lempuing, Sabtu (28/6).
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasinya kepada warga Lempuing. Ia menilai masyarakat setempat sudah bijak dalam memilah dan memilih sampah rumah tangga yang masih memiliki nilai guna atau dapat didaur ulang. “Dengan hadirnya Bank Sampah ini, warga menjadi terbantu dan menghasilkan uang dari sampah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedy menegaskan bahwa mulai Juli mendatang, seluruh kelurahan di Kota Bengkulu harus sudah memiliki Bank Sampah seperti yang telah dijalankan di Lempuing. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota yang harus diimplementasikan secara menyeluruh agar Bengkulu terbebas dari persoalan sampah.
Ia juga menekankan pentingnya peran Camat dan Lurah untuk saling bersinergi dan berkolaborasi dalam membentuk Bank Sampah di tiap wilayah. Edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah juga dianggap krusial, terutama dalam membedakan jenis sampah yang bisa didaur ulang menjadi produk bernilai jual.




