Studytour Diperbolehkan, Asal Tidak Membebani Orang Tua
Bengkulu – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa sekolah masih boleh mengadakan studytour, namun dengan syarat tidak membebankan biaya apapun kepada orang tua siswa. Kebijakan ini dikeluarkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan pendidikan tetap inklusif bagi semua siswa.
Menurut Helmi Hasan, tidak semua orang tua memiliki kemampuan finansial untuk membiayai kegiatan seperti studytour yang dinilai tidak esensial.
“Jika masih bersikeras mengadakan perpisahan ataupun studytour, silakan. Tapi tidak boleh membebankan biaya apapun kepada orang tua. Jika sekolah mampu melaksanakan tanpa pungutan, akan diberikan reward,” ujar Helmi Hasan.
Alasan Larangan Pembebanan Biaya Studytour
Keputusan ini diambil setelah banyaknya keluhan dari wali murid yang merasa terbebani dengan biaya studytour. Beberapa alasan utama kebijakan ini meliputi:
- Biaya yang tinggi: Orang tua sering harus mengeluarkan uang untuk transportasi, akomodasi, dan konsumsi.
- Ketimpangan ekonomi: Tidak semua siswa bisa ikut serta, sehingga menimbulkan kesenjangan di lingkungan sekolah.
- Fokus pendidikan: Sekolah diimbau untuk lebih memprioritaskan pembelajaran daripada kegiatan di luar kurikulum yang tidak wajib.
Dukungan dan Implementasi Kebijakan
Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai bahwa pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama tanpa tekanan finansial bagi orang tua siswa.





