Warga RT 23 Sukarami Minta Tembok Pembatas dan Penerangan di Sekitar TPA Air Sebakul
Warga RT 23 Sukarami Minta Tembok Pembatas dan Penerangan di Sekitar TPA Air Sebakul

Warga RT 23 Sukarami Minta Tembok Pembatas dan Penerangan di Sekitar TPA Air Sebakul

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Nova, warga RT 23 Kelurahan Sukarami, menyampaikan keluhannya mengenai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul yang terletak sangat dekat dengan perumahan warga. Hampir meneteskan air mata, Nova mengungkapkan permintaan agar pemerintah membangun pagar tembok tinggi di sekitar TPA untuk mengurangi dampak langsung sampah pada rumah warga di sana.

“Saya sedikit bercerita, jika bisa memilih, siapa yang mau tinggal di dekat tempat tumpukan sampah. Termasuk saya juga, tapi ini satu-satunya yang kami bisa sehingga tinggal di samping TPA. Kami berharap ada pagar tembok tinggi agar sampah tidak sampai ke rumah kami,” ujar Nova saat kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat marginal dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu tahun 2024 yang diadakan oleh AMSI Bengkulu, Kamis (31/10).

Ketua RT 23, Gani, menambahkan bahwa minimnya penerangan lampu jalan di sekitar TPA membuat lingkungan menjadi gelap saat malam hari. “Itu kalau malam gelap, kami harap ada perhatian untuk penerangan lampu jalan di sekitar RT kami,” ujar Gani singkat.

Kedua warga berharap, melalui sosialisasi ini, aspirasi mereka terkait pembangunan tembok pembatas di TPA Air Sebakul dan penerangan lampu jalan dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *